Kota PadangPemerintah

Atasi Anak Tidak Sekolah, Wawako Padang Minta Pendataan Maksimal di Sungai Sapih

65
×

Atasi Anak Tidak Sekolah, Wawako Padang Minta Pendataan Maksimal di Sungai Sapih

Sebarkan artikel ini

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal sekaligus meninjau langsung persoalan sosial dan infrastruktur di wilayah tersebut.

Inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa (19/5/2026), guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal sekaligus meninjau persoalan sosial dan infrastruktur di wilayah tersebut.
Inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa (19/5/2026), guna memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal sekaligus meninjau persoalan sosial dan infrastruktur di wilayah tersebut.

Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, pada Selasa (19/5/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal sekaligus meninjau langsung persoalan sosial dan infrastruktur di wilayah tersebut.

Dalam sidak tersebut, Maigus Nasir menyoroti persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang.

Berdasarkan data Kelurahan Sungai Sapih, jumlah ATS tercatat sebanyak 88 orang pada 2025 dan berhasil ditekan menjadi 77 orang pada 2026.

Maigus meminta seluruh unsur kelurahan, RT/RW, hingga tokoh masyarakat untuk aktif melakukan pendataan serta pendekatan kepada keluarga yang anaknya belum memperoleh akses pendidikan maksimal.

“Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang, karena anak-anak kita tidak boleh kehilangan masa depan akibat terkendala akses pendidikan atau persoalan ekonomi keluarga. Kita ingin seluruh anak di Kota Padang mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tegas Maigus.

Pemko Padang melalui Program Unggulan (Progul) “Padang Juara” terus berupaya menekan angka ATS sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda.

Program ini tidak hanya fokus pada pendataan dan pendampingan, tetapi juga menyediakan fasilitas pendidikan, termasuk bantuan beasiswa bagi pelajar berprestasi dan masyarakat kurang mampu.

“Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar tinggi. Kita ingin anak-anak Kota Padang menjadi generasi yang berdaya saing global,” tambahnya.

Selain sektor pendidikan, Maigus juga meninjau kondisi infrastruktur lingkungan, khususnya sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang di Kelurahan Sungai Sapih.

Ia menginstruksikan lurah beserta jajaran untuk segera mendata secara rinci titik-titik jalan rusak yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun menghambat aktivitas warga.

“Saya minta seluruh jalan yang berlubang segera didata. Jangan menunggu kerusakan semakin parah, karena infrastruktur yang baik sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.