Kabupaten Solok SelatanPemerintahPendidikan

Pemkab Solok Selatan ‘Teken’ Pakta Integritas Penerimaan Murid Baru

161
×

Pemkab Solok Selatan ‘Teken’ Pakta Integritas Penerimaan Murid Baru

Sebarkan artikel ini

Padang Aro – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mempertegas komitmen penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Langkah ini ditempuh sebagai upaya strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkarakter, produktif, dan kompetitif.

Komitmen tersebut diresmikan melalui penandatanganan Pakta Integritas bersama DPRD, Polres, Kejaksaan Negeri, Kodim 03/09, serta elemen terkait lainnya.

Prosesi ini dilakukan dalam agenda peluncuran dan sosialisasi SPMB di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (21/5/2026).

Dalam pakta integritas tersebut, seluruh pihak wajib mematuhi aturan main yang telah ditetapkan.

Pemerintah daerah tidak akan menoleransi pelanggaran terhadap prinsip objektivitas dan transparansi, dengan ancaman sanksi tegas bagi pihak yang melanggar.

Bupati Solok Selatan Khairunas, menyatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan meminimalisir kendala teknis.

Penggunaan sistem berbasis aplikasi yang telah diinisiasi sejak tahun lalu akan terus dioptimalkan.

“Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk pelayanan publik, terutama pendidikan. Melalui sistem digital ini, penerimaan murid baru diharapkan berjalan lebih cepat, terbuka, dan mudah dipantau oleh masyarakat luas,” ujar Khairunas.

Bupati turut menginstruksikan seluruh kepala sekolah dan operator agar memahami regulasi secara mendalam.

Ia menekankan pentingnya mengutamakan pendidikan anak melalui proses yang tertib, kondusif, dan penuh tanggung jawab.

Penguatan sistem ini sejalan dengan program unggulan daerah, yakni penyediaan layanan sekolah gratis hingga jenjang SMA serta bantuan seragam sekolah setiap tahun.

Sementara, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat Khairullah menambahkan pakta integritas merupakan tindak lanjut dari rampungnya petunjuk teknis pelaksanaan SPMB.

“Harapan kita, SPMB ini menjadi sebuah sistem yang menjamin keadilan dan tanpa diskriminasi. Kami berharap petunjuk teknis yang telah disusun dapat disosialisasikan secara efektif kepada seluruh elemen masyarakat,” kata Khairullah.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.