Jakarta – Pemerintah Kota Padang meraih penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2025 dengan predikat AA atau sangat memuaskan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan di Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, menerima langsung penghargaan tersebut.
Predikat AA menjadi apresiasi tertinggi atas keberhasilan pemerintah kota dalam mengelola arsip secara tertib, modern, dan akuntabel.
Heriza menyatakan bahwa capaian ini merupakan buah kerja keras seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.
Menurutnya, penghargaan ini membuktikan kesungguhan pemerintah dalam membangun budaya kerja yang profesional.
“Predikat AA ini bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan kesungguhan kami dalam membangun budaya kerja yang tertib dan bertanggung jawab. Arsip adalah memori kolektif pemerintahan yang menjadi tolok ukur kualitas kebijakan, pelayanan, dan akuntabilitas,” ujar Heriza, Senin (25/5/2026).
Dalam proses penilaian, ANRI meninjau berbagai aspek krusial, mulai dari pengelolaan arsip dinamis dan statis hingga penerapan sistem kearsipan berbasis digital.
Kesiapan sarana prasarana serta komitmen pimpinan daerah pun menjadi indikator utama dalam penilaian tersebut.
Heriza menegaskan bahwa pengelolaan arsip kini telah bertransformasi menjadi bagian vital dalam tata kelola pemerintahan berbasis data. Pihaknya terus mendorong digitalisasi di seluruh OPD agar akses data semakin mudah, aman, dan valid untuk pengambilan keputusan.
“Kearsipan hari ini harus mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi sumber data yang akurat. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi menghadirkan sistem yang efektif dan adaptif dengan dukungan penuh dari pimpinan daerah,” tambahnya.
Ke depan, Pemko Padang akan terus memperkuat digitalisasi kearsipan serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Langkah ini selaras dengan tema Hari Kearsipan Nasional ke-55, yakni “Empowering the Future”, guna mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.






