Kabupaten Tanah DatarPendidikanSosial

Dorong Ekonomi dan Pendidikan, Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Segera Hadir di Tanjung Alam

103
×

Dorong Ekonomi dan Pendidikan, Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Segera Hadir di Tanjung Alam

Sebarkan artikel ini

Pembangunan fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini terwujud setelah keluarga Dony Oskaria menghibahkan lahan seluas 19 hektare.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima surat hibah lahan seluas 19 hektare yang terletak di nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru dari keluarga besar Doni Oskaria untuk Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Jumat (26/6/2026), di rumah dinas bupati.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima surat hibah lahan seluas 19 hektare yang terletak di nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru dari keluarga besar Doni Oskaria untuk Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Jumat (26/6/2026), di rumah dinas bupati. Foto : Istimewa

Tanah Datar – Nagari Tanjung Alam di kaki Gunung Marapi, Sumatera Barat, akan segera menjadi lokasi Sekolah Rakyat terbesar di Indonesia.

Pembangunan fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini terwujud setelah keluarga Dony Oskaria menghibahkan lahan seluas 19 hektare.

Proses penyerahan surat hibah lahan berlangsung resmi di rumah dinas Bupati Tanah Datar pada Jumat (26/6/2026).

Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, menyerahkan dokumen tersebut kepada Bupati Tanah Datar, Eka Putra, sebagai tanda beralihnya status lahan menjadi aset pemerintah daerah.

Awalnya, keluarga Dony Oskaria hanya menghibahkan lahan seluas 9,5 hektare.

Namun, menyusul keputusan pemerintah meningkatkan kapasitas sekolah untuk menampung 3.000 siswa, keluarga tersebut memutuskan menambah luas hibah menjadi 19 hektare.

Anton Yondra menilai langkah keluarga Dony Oskaria patut menjadi teladan bagi masyarakat luas.

“Di tengah masih adanya penolakan pembangunan di berbagai daerah, keluarga ini justru menyerahkan tanah secara sukarela demi masa depan generasi muda,” ujar Anton.

Bupati Eka Putra turut mengapresiasi ketulusan keluarga tersebut sebagai bentuk pengabdian nyata kepada daerah yang akan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang.

Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem dengan target pembangunan 200 unit di seluruh Indonesia.

Tanjung Alam dipilih karena lokasinya yang strategis dan mudah diakses dari berbagai kota besar di Sumatera Barat, seperti Batusangkar, Payakumbuh, Bukittinggi, hingga Padang.

Selain sektor pendidikan, pembangunan sekolah ini diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja konstruksi dan penyediaan material bangunan.

Proyeksi operasional sekolah dengan 3.000 siswa diperkirakan menghasilkan perputaran uang mencapai Rp6 miliar hingga Rp8 miliar setiap bulan.

Dony Oskaria, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, berharap warisan pendidikan ini dapat mencetak sumber daya manusia berkualitas lintas generasi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.