Padang Panjang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Padang Panjang memangkas jarak antara buku dan pembaca melalui program Lapak Baca. Mobil perpustakaan keliling menyambangi SDN 08 Padang Panjang Timur dan SDIT HM Syarif untuk menyediakan akses literasi langsung di lingkungan sekolah.
Ratusan koleksi, mulai dari cerita anak hingga buku pengetahuan umum, diboyong ke halaman sekolah. Alih-alih terpaku di ruang perpustakaan, para siswa tampak antusias melahap bacaan dengan duduk lesehan di atas tikar yang digelar di area terbuka.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Padang Panjang, Yeni Hernida Fatmawati, mengungkapkan bahwa strategi jemput bola ini menjadi agenda rutin bulanan.
Pihaknya berupaya keras menggeser persepsi membaca dari sekadar tugas sekolah menjadi kebutuhan gaya hidup.
“Kami ingin menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Literasi adalah fondasi krusial dalam proses pembelajaran dan pengembangan wawasan generasi muda,” ujar Yeni.
Menurut Yeni, keterbatasan akses selama ini menjadi hambatan utama rendahnya minat baca.
Kehadiran perpustakaan keliling hadir sebagai solusi untuk menjangkau siswa yang jarang berkesempatan mengunjungi gedung perpustakaan daerah.
Inisiatif ini pun mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Metode belajar di luar ruang kelas tersebut dinilai efektif memberikan penyegaran sekaligus memantik imajinasi serta kreativitas siswa.
Ke depan, Perpusda Padang Panjang berkomitmen memperluas jangkauan layanan ke sekolah-sekolah lain hingga ke pelosok masyarakat.
Mereka berharap buku perlahan menjadi kawan akrab bagi anak-anak di kota tersebut, guna mencetak generasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berwawasan luas.






