Kota PadangPemerintah

Pemko Padang Serahkan Kunci Huntap bagi Penyintas Bencana Hidrometeorologi

77
×

Pemko Padang Serahkan Kunci Huntap bagi Penyintas Bencana Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini

Penyerahan hunian ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat melalui BNPB untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi para penyintas bencana.

Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7/2026).

Penyerahan hunian ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat melalui BNPB untuk menyediakan tempat tinggal layak bagi para penyintas bencana.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Sekretaris Utama BNPB Rustian, Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, jajaran direksi PT Semen Padang, serta aparatur wilayah setempat.

Maigus menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pemulihan pascabencana.

Ia berharap warga yang masih menempati Hunian Sementara (Huntara) dapat segera pindah ke rumah baru agar bisa beraktivitas dengan nyaman.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat karena masyarakat kita kini bisa merasakan rumah yang layak,” ujar Maigus.

Dalam kesempatan yang sama, Sestama BNPB Rustian menginstruksikan PT Semen Padang untuk segera melanjutkan pembangunan 22 unit rumah tambahan.

Ia memastikan seluruh anggaran untuk pembangunan tahap lanjutan tersebut telah tersedia.

“Untuk PT Semen Padang, kerjakan saja 22 rumah lagi karena BNPB sudah menyediakan anggarannya,” tegas Rustian.

Selain masalah hunian, Rustian juga menyoroti ancaman fenomena gelombang panas El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang.

Ia meminta Pemerintah Kota Padang segera menentukan lokasi pembangunan sumur bor dalam sebagai langkah mitigasi ketersediaan air bersih.

“BNPB akan membantu membangun sumur bor yang dalam agar dapat melayani masyarakat,” tambahnya.

Rustian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisasi risiko bencana.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.