Solok Kota – Bertempat di E-Gov Monitoring Room Balaikota Solok, Selasa 14 September 2021, Wali Kota Solok Zul Elfian Umar, didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Ardinal mengikuti rapat percepatan vaksinasi covid19 se-Sumatera Barat yang dilakukan secara virtual.
Pada kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI RSUP Persahabatan Erlina Burhan yang membahas bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang sekarang tidak hanya dengan 3M lagi akan tetapi dengan cara 6M yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas, Menghindari makan bersama.
“Masyarakat di edukasi lagi agar dapat menerapkan protokol kesehatan 6M ini. Vaksinasi upaya untuk mencegah masyarakat terpapar penyakit serta menumbuhkan kekebalan tubuh atau imunitas. “Ucap Erlina.
Disisi lain, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi laporkan bahwa kasus covid-19 di Sumatera Barat sudah menurun. “Alhamdulillah kita di sumbar terjadi penurunan dan angka kesembuhan meningkat serta, angka kematianpun terjadi penurunan , dalam situasi saat ini,” ucapnya.
Mahyeldi tegaskan kepada seluruh bupati dan walikota untuk perketat protokol kesehatan dan maksimalkan vaksinasi di Daerah masing-masing “kita harus tetap waspada, prokes diperketat lagi, sebagian masyarakat masih tampak abai dengan prokes, serta kita harus maksimalkan vaksinasi” tuturnya.
Pemkab Tanah Datar kerahkan ASN laksanakan gotong royong massal, tingkatkan kebersihan kantor, optimalisasi informasi media sosial, dan percepatan realisasi APBD triwulan IV 2026.
Pemerintah Kota Padang bersama Perumda PSM menindaklanjuti keluhan penumpang terkait pelayanan awak bus Trans Padang dengan memanggil pihak terkait dan menyiapkan sanksi tegas.
Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa kecerdasan buatan tidak akan menggantikan peran Pengantar Kerja. Teknologi AI justru dihadirkan untuk memperkuat efisiensi dan jangkauan layanan penempatan tenaga kerja.
Pemkab Solok Selatan mengajak perusahaan melalui forum TJSLP untuk mendukung pengembangan fasilitas RSUD Batang Sangir guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Padang Panjang memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah menyusul penurunan inflasi nasional Oktober 2026 sebesar 0,22 persen melalui pemantauan harga dan dukungan sektor pertanian.