
PADANG, KABARSUMBAR – Tim SAR gabungan melakukan simulasi penyelamatan kapal pesiar yang terbakar di peraian Kota Padang, Kamis (13/12). Acara ini dilakukan sebagai puncak latihan dari rangkaian kegiatan pelatihan operasi matra laut bidang Yustisial, Sea Survival dan SAR Laut.
Berawal ketika Kapal Angkatan Laut (KAL) Sinyaru KAL II-2-01 yang merupakan unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal II melaksanakan patrol keamanan laut dalam rangka mengamankan wilayah perairan Sumatera Barat dari berbagai macam bentuk ancaman di laut.
Kemudian Koman dan KAL Sinyaru melaporkan kepada Komandan Lantamal II tentang kejadian tersebut.
Dengan adanya kejadian itu, Komandan Lantamal II memerintahkan Asops Danlantamal II untuk dilaksanakan proses penyelamatan kapal serta berkoordinasi dengan Dansatrol Lantamal II, Marinir, Basarnas, Polair, KSOP, Kesehatan Pelabuhan, Pelindo dan Imigrasi untuk mengantisipasi adanya orang asing.
Setelah mendapat arahan dari Komando atas, Komandan Satrol memerintahkan Komandan KAL untuk melakukan pemadaman api.
Namun, saat proses pemadaman berlangsung, api semakin membesar sehingga para penumpang kapal pesiar yang ternyata merupakan Warga Negara Asing (WNA) sebagian berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.

Di saat bersamaan tiba 1 unit Sea Raider Lantamal II, 1 unit Sea Raider Basarnasdan 1 unit perahu karet Marinir untuk membantu proses penyelamatan.
Seluruh korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju Pelabuhan Teluk Bayur. Setibanya di pelabuhan Teluk Bayur, 5 korban luka-luka dibawa ke Rumah Sakit terdekat dengan menggunakan mobil Ambulance milik Lantamal II dan Kantor Kesehatan Pelabuhan, sementara 7 orang warga asing yang selamat dilaksanakan pemeriksaan keimigrasian oleh pihak Imigrasi.
(Putri Caprita)





