200 Petugas Kebersihan Kota Bukittinggi Terima Zakat

BUKITTINGGI, KABARSUMBAR – Sebanyak 200 Petugas Lapangan dari Dinas Lingkungan Hidup (Pasukan Kuning) di Kota Bukittinggi menerima zakat dari Baznas.

Zakat itu diserahkan secara simbolis oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bertempat di Hall Dinas Lingkungan Hidup Talao Bukittinggi, Kamis 16 Mei 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bukittinggi Nofrianto mengatakan, tahun ini masing-masing petugas kebersihan menerima Rp 400 ribu.

Dana itu berasal dari program Bukittinggi Peduli 2019 dari Baznas Bukittinggi dengan total dana yang diserahkan mencapai Rp 80 juta.

“Awalnya petugas lapangan kebersihan Dinas LH berjumlah 212 orang. Namun 5 orang petugas telah pensiun, 2 petugas mengundurkan diri dan 5 petugas lagi akan memasuki pensiun. Jadi tinggal pasukan kebersihan menjadi 200 orang. Sehingga perlu penambahan atau penggantian petugas lapangan sebanyak 15 orang lagi. Jika dijumlahkan seluruh anggota Dinas Lingkungan Hidup menjadi 291 orang,” kata Nofrianto.

Operasional pengangkatan dan pengangkutan sampah oleh petugas di lapangan, kata Nofrianto, saat ini sangat baik dengan 14 Dump Truk yang tersedia.

Lanjutnya, proses pengangkutan sampah berlangsung dua kali dalam sehari dengan konsekuensi jika ada truk yang rusak satu, tidak ada penggantian.

Sejauh ini belum ada masalah yang signifikan, hanya keterlambatan pengangkatan sampah.

Selain itu, Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Rahman Ritonga mengatakan, pekerjaan pasukan kebersihan ini merupakan pekerjaan yang luar biasa. Menurutnya sangat besar manfaatnya bagi masyarakat dan Kota Bukittinggi.

“Ini sebagai wujud tunduk kepada Allah yang menyukai keindahan, pahala nya besar sehingga perlu diapresiasi. Maka Baznas berfikiran sangat wajar pasukan kebersihan ini dibantu dengn dana zakat. Dana zakat ini bukan punya Baznas, tapi berasal dari zakat PNS yang dikumpulkan dan dikelola oleh Baznas. Mungkin jumlahnya belum seberapa, mari kita doakan tahun depan ada peningkatan,” kata Rahman.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, memang seluruh PNS di Kota Bukittinggi dipotong gajinya untuk zakat dan diserahkan kepada Baznas agar dikelola dan diserahkan kepada yang berhak.

“Kepada pasukan kuning kami berharap, dalam menghadapi lebaran yang cukup berat butuh uang banyak. Namun tetap perlu pertimbangan yang mana yang patut dan mungkin. Jangan sampai berhutang dalam menghadapi lebaran. Sehingga akhirnya malah menambah masalah keuangan dan menambah beban hidup. Bantuan yang diterima manfaatkan untuk kebutuhan pokok dulu,” harap Ramlan.

Menurut Ramlan, menghadapi adipura tahun ini cukup berat, karena syaratnya semakin ketat.

“Kerja keras dari Pasukan kuning tetap sangat dibutuhkan. Walaupun lebih dititik beratkan kepada partisipasi dan keikutsertaan masyarakat. Namun tetap upaya dan kerjasama menentukan itu semua,” kata Ramlan.

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...