Kota PadangPeristiwa

‎Penerbangan Super Air Jet di Bandara Minangkabau Alami Delay hingga Berjam-jam

1318
×

‎Penerbangan Super Air Jet di Bandara Minangkabau Alami Delay hingga Berjam-jam

Sebarkan artikel ini

‎Keterlambatan itu disebabkan oleh kendala teknis dari pihak maskapai.

bandara-minangkabau-kembali-beroperasi-setelah-sempat-ditutup-akibat-erupsi-gunung-marapi
Bandara Minangkabau Kembali Beroperasi Setelah Sempat Ditutup Akibat Erupsi Gunung Marapi

Padang – Sejumlah penerbangan maskapai Super Air Jet mengalami keterlambatan signifikan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Jumat, 11 Juli 2025 kemarin.

‎Tercatat lima penerbangan, baik dari maupun menuju Padang mengalami delay.

‎Alias, tidak berangkat dan tiba sesuai jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, dengan durasi keterlambatan yang mencapai lebih dari lima jam.

‎Penerbangan IU-905 dengan rute Padang–Jakarta yang seharusnya berangkat pukul 18.30 WIB, baru lepas landas pada pukul 00.42 WIB.

‎Sementara itu, penerbangan IU-901 tujuan yang sama juga mengalami keterlambatan dari jadwal semula pukul 17.05 WIB menjadi pukul 01.37 WIB.

‎Penerbangan IU-900 dari Jakarta menuju Padang yang dijadwalkan tiba pukul 14.40 WIB baru mendarat pada pukul 00.46 WIB.

‎Penerbangan lainnya dari Jakarta ke Padang, yakni IU-904 dan IU-816, masing-masing tertunda dari jadwal semula pukul 17.00 WIB dan 16.00 WIB, dan baru tiba pukul 23.37 WIB serta 23.32 WIB.

‎Menanggapi hal ini, Humas Bandara Internasional Minangkabau, Fendrick Sondra, membenarkan keterlambatan sejumlah penerbangan tersebut.

‎Keterlambatan itu disebabkan oleh kendala teknis dari pihak maskapai.

‎Dia menyebutkan kemungkinan besar terdapat proses perbaikan pada pesawat yang berdampak pada tergesernya jadwal penerbangan.

‎”Kendala teknis, kemungkinan ada perbaikan pesawat, berdasarkan informasi yang kita dapat. Dengan demikian, ada jadwal penerbangan yang berpengaruh setelahnya, karena itu terjadi delay,” kata Fendrick saat via seluler di Padang, Sabtu (12/7/2025) kepada Kabarsumbar.com.

‎Fendrick menambahkan sejak siang hari pihak maskapai telah mengajukan permohonan perpanjangan jam operasional bandara kepada otoritas pengelola BIM.

‎Mengingat estimasi keberangkatan beberapa penerbangan Super Air Jet diperkirakan melampaui jam operasional yang telah ditentukan.

‎”Dari siang sudah mengajukan perpanjangan operasional, karena estimasi waktu keberangkatannya melewati jam operasional bandara,” ujar Fendrick.

‎Fendrick mengatakan, seluruh hak dan kompensasi penumpang yang terdampak oleh keterlambatan tersebut telah ditangani langsung oleh pihak maskapai sesuai ketentuan.

‎”Hak dan kompensasi penumpang semua ditangani langsung oleh maskapai,” katanya.

‎Hingga Sabtu pagi, seluruh penerbangan Super Air Jet yang sebelumnya tertunda telah diberangkatkan dan mendarat dengan selamat.

‎”Untuk hari ini, Sabtu, sejauh ini tidak ada keterlambatan yang signifikan, terutama untuk maskapai tersebut,” pungkasnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.