Antisipasi Corona, Padang Panjang Siapkan Tim ‘Rider’

Padang Panjang – Guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19 atau Corona, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang menyiapkan tim rider dengan memberdayakan para tukang ojek.

Tim Rider ini akan mengintai dan mengintai setiap pengendara yang melewati Kota Padang Panjang, sepanjang 24 jam.

Hal ini untuk mengetahui, apakah alasan pengendara yang hanya sekedar lewat di Kota Padang Panjang, benar atau tidak.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang Panjang Sonny Budaya Putra mengatakan, tim Rider bertugas pada masing-masing posko penjagaan batas kota yang ada.

Sonny menjelaskan, posko penjagaan itu terdiri dari posko Kacang Kayu, Posko Bukit Surungan dan Posko Jembatan Kembar.

“Sudah disiapkan 3 sampai 5 orang supir ojek untuk bertugas di masing masing Posko tersebut,” kata Sonny di ruang kerjanya, Padang Panjang, Jumat 17 April 2020.

Lanjut Sonny, setiap Rider akan mengintai, jika ada kendaraan yang mencurigakan.

“Andai kata terjadi peristiwa yang tidak sesuai dengan keterangan. Sopir bus atau pengendara motor menyebut dia hanya lewat saja tidak singgah di Padang Panjang. Tahu tahunya dia masuk kota singgah, maka akan diarahkan segera meninggalkan Padang Panjang,” sebut Sonny.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Padang Panjang I Putu Venda menyebut, supir ojek itu akan bekerja dibagi dengan tiga shif, mulai pukul 08:00 WIB sampai 16:00 WIB.

Kemudian Pukul 16:00 WIB s/d 24:00 WIB dan lanjut, pukul 24:00 WIB hingga 08:00 WIB.

“Mereka hanya bekerja delapan jam. Sebagai konpensasinya masing masing mereka akan kita beri insentif Rp.70.000 setiap shif,” sebut Venda.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...