Internasional

AS Evakuasi Pasukan dari Pangkalan Militer di Suriah

3214
×

AS Evakuasi Pasukan dari Pangkalan Militer di Suriah

Sebarkan artikel ini
Pasukan Amerika Serikat Tinggalkan Suriah pasca Diserang Pejuang Perlawanan Irak

Damaskus – Amerika Serikat (AS) sedang mengevakuasi pasukannya dari pangkalan militer Hemo di dekat bandara kota Kamishli (al-Qamishli) di timur laut Suriah, setelah serangan berulang kali oleh pejuang “perlawanan Irak”.

Menurut laporan kantor berita Iran Tasnim, pangkalan Hemo, yang terletak 4 kilometer sebelah barat bandara Kamishla, dianggap sebagai salah satu pangkalan AS paling penting di Suriah dengan setidaknya 350 personel militer AS. Pangkalan tersebut juga merupakan pusat pelatihan bagi para pejuang “Pasukan Demokratik Suriah” (SDF).

Pekan lalu, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menyerukan “front perlawanan” Syiah di berbagai negara Arab untuk “menyerang musuh” di mana pun mereka berada. Serangan terhadap pangkalan Hemo merupakan respon atas seruan tersebut.

Gerakan Syiah yang disebut “perlawanan Islam di Irak” mengumumkan serangan pertama terhadap pangkalan militer AS Hemo dekat bandara Kamishla. Sebelumnya, kelompok bersenjata Irak mengungkapkan mereka menyerang pangkalan AS lainnya di dekat ladang gas Conico di provinsi Deir ez-Zor di Suriah timur. Selain itu, beberapa drone ditembak jatuh di dekat Bandara Internasional Erbil di Irak utara, tempat markas pasukan kontra-terorisme internasional bercokol.

Evakuasi pasukan AS dari pangkalan Hemo merupakan bukti bahwa serangan-serangan “perlawanan Irak” mulai memberikan tekanan kepada AS. Hal ini dapat menjadi sinyal bahwa AS akan semakin kesulitan untuk mempertahankan kehadirannya di Suriah.

Dampak Evakuasi Pasukan AS

Evakuasi pasukan AS dari pangkalan Hemo memiliki sejumlah dampak, antara lain:

  • Memperlemah posisi AS di Suriah. Pangkalan Hemo merupakan salah satu pangkalan AS paling penting di Suriah. Evakuasi pangkalan ini akan memperlemah posisi AS di wilayah tersebut.
  • Meningkatkan pengaruh Iran di Suriah. Iran telah lama mendukung kelompok-kelompok bersenjata Syiah di Suriah. Serangan-serangan terhadap pangkalan AS merupakan upaya Iran untuk memperluas pengaruhnya di wilayah tersebut.
  • Memperburuk hubungan AS-Iran. Serangan-serangan terhadap pangkalan AS merupakan eskalasi ketegangan antara AS dan Iran. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya konflik terbuka antara kedua negara.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.