Ayah dan Anak Tewas Digulung Ombak di Pantai Tiku

Salah seorang korban saat mendapat pertolongan di Puskesmas setempat, usai terseret ombak di Pantai Tiku, Kabupaten Agam, Kamis 5 Juli 2018. Foto : Dhan
Salah seorang korban saat mendapat pertolongan di Puskesmas setempat, usai terseret ombak di Pantai Tiku, Kabupaten Agam, Kamis 5 Juli 2018. Foto : Dhan
Salah seorang korban saat mendapat pertolongan di Puskesmas setempat, usai terseret ombak di Pantai Tiku, Kabupaten Agam, Kamis 5 Juli 2018. Foto : Dhan
Salah seorang korban saat mendapat pertolongan di Puskesmas setempat, usai terseret ombak di Pantai Tiku, Kabupaten Agam, Kamis 5 Juli 2018. Foto : Arumi

AGAM, KABARSUMBAR – Malang tak dapat ditolak mujur, tak dapat diraih. Niat hati ingin berwisata bersama keluarga ditepi pantai, namun berubah menjadi bencana.

Hal ini dialami oleh Ardinas (45) dan sang anak, Akmal (16) warga Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V, Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam dan anaknya Akmal (16th)

Keduanya harus meregang nyawa setelah dihantam ombak besar saat bermandian ditepi Pantai Tiku, Kabupaten Agam, Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Mutiara, Weri Ikwan mengungkapkan, peristiwa tersebut diketahui setelah ada laporan masyarakat, jika ada orang dibawa harus ombak ditepi Pantai Tiku.

“Mendapat laporan tersebut, kita langsung menuju lokasi dan meminta pertolongan kepada pihak BPBD Kabupaten Agam,” kata Weri.

Sesampai dilokasi kejadian, pihak kecamatan bersama BPBD langsung melakukan pertolongan dengan menerjunkan perahu karet dan menelusuri lokasi, dimana kedua korban digulung ombak.

Selama satu jam pencarian, petugas pun berhasil menemukan kedua korban setelah mengapung ditengah-tengah Pantai Tiku.

“Tim yang melihat kedua korban ini langsung melakukan pertolongan dengan mengangkat kedua korban ke perahu karet dan langsung dibawa ketepi pantai,” jelas Weri.

Lanjut Weri, korban langsung dilarikan ke Puskesmas setempat, namun nyawa kedua korban tidak dapat terselamatkan.

“Pihak Puskesmas sudah berupaya melakukan pertolongan pertama, namun tidak kunjung membuahkan hasil, kedua korban dinyatakan tewas karena terminum air laut,” kata Weri.

Kedua korban saat ini sudah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.

[arumi]