Padang – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) resmi melayani kembali penerbangan langsung rute Padang-Kuala Lumpur, Malaysia.
Layanan ini kembali beroperasi melalui maskapai Batik Air Malaysia sejak Senin (22/6/2026) sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas internasional di Sumatera Barat.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Internasional Minangkabau, Feni Lindriany, menyatakan bahwa kehadiran kembali maskapai tersebut mempermudah akses masyarakat Sumatera Barat menuju destinasi internasional.
Menurutnya, rute ini sangat vital untuk menunjang sektor wisata, bisnis, hingga pendidikan.
“Kehadiran layanan ini akan semakin memperkuat konektivitas Sumatera Barat dengan Malaysia yang selama ini menjadi salah satu pasar utama bagi sektor pariwisata, bisnis, pendidikan, dan perjalanan masyarakat,” ujar Feni.
Maskapai yang sebelumnya dikenal sebagai Malindo Air ini melayani rute tersebut dengan frekuensi empat kali dalam sepekan, yaitu setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Minggu.
Feni optimistis operasional ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan arus penumpang internasional.
Jadwal penerbangan dari Padang menuju Kuala Lumpur (OD333) berangkat pukul 09.05 WIB setiap Rabu dan Minggu, sementara penerbangan (OD335) berangkat pukul 17.20 WIB setiap Senin dan Kamis.
Untuk rute sebaliknya, Kuala Lumpur-Padang, penerbangan (OD332) dijadwalkan pukul 07.45 waktu setempat pada Rabu dan Minggu, serta (OD334) pukul 16.00 waktu setempat pada Senin dan Kamis.
Feni menambahkan, rute ini tidak hanya memfasilitasi mobilitas perantau Minang, tetapi juga menjadikan Kuala Lumpur sebagai hub strategis menuju berbagai destinasi mancanegara lain.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan konektivitas udara demi kemajuan pembangunan daerah.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini. Bandara Internasional Minangkabau akan terus mendukung peningkatan konektivitas udara guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan daerah,” pungkas Feni.






