PeristiwaSumatera Barat

Bencana Sumbar: 14.682 Jiwa Mengungsi Akibat Hidrometeorologi

249
×

Bencana Sumbar: 14.682 Jiwa Mengungsi Akibat Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini
jumlah-pengungsi-bencana-sumbar-14.682-orang,-daerah-agar-aktif-kirim-pembaruan-data
Jumlah Pengungsi Bencana Sumbar 14.682 Orang, Daerah agar Aktif Kirim Pembaruan Data

Padang – Sebanyak 14.682 jiwa terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini mengungsi.

Mereka tersebar di 113 titik pengungsian.

Pemerintah Provinsi Sumbar terus berupaya memaksimalkan pendataan para pengungsi.

Dinas Sosial (Dinsos) Sumbar meminta pemerintah kabupaten/kota segera mengirimkan pembaruan data pengungsi secara berkala.

Kepala Dinsos Sumbar, Syaifullah, menekankan pentingnya laporan rinci dari Dinas Sosial, BPBD, dan instansi terkait di tingkat kabupaten/kota.

Permintaan ini disampaikan pada Minggu (14/12/2025).

“Sejak hari pertama tanggap darurat hingga 13 Desember 2025, petugas Dinsos Sumbar terus siaga di Posko Terpadu Penanganan Bencana Hidrometeorologi,” ujar Syaifullah.

Dinsos Sumbar bersinergi dengan TNI, Polri, BPBD Provinsi, dan dinas terkait lainnya dalam menyiapkan data sebaran pengungsi dan dapur umum.

Syaifullah merinci, pengungsi tersebar di 8 kabupaten/kota, yaitu Limapuluh Kota (554 jiwa), Pasaman Barat (1.491 jiwa), Padang Pariaman (528 jiwa), Kota Padang (1.426 jiwa), Pesisir Selatan (2.700 jiwa), Tanah Datar (1.512 jiwa), Kabupaten Solok (1.194 jiwa), dan Agam (5.277 jiwa).

Pengungsi terbagi dua jenis: yang terpusat di tenda pengungsian, kantor wali nagari, rumah ibadah, dan pengungsi mandiri yang menumpang di rumah tetangga atau kerabat.

Syaifullah meminta data sebaran pengungsi dilaporkan secara rinci berdasarkan jenis kelamin dan umur.

Data ini krusial untuk menyiapkan langkah-langkah ke depan, termasuk hunian sementara atau tetap bagi yang kehilangan tempat tinggal.

“Dinsos Sumbar telah membuat grup WhatsApp bersama perwakilan Dinsos kabupaten/kota terdampak. Kami harap pendataan ini semakin maksimal,” pungkas Syaifullah.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.