Cerita Seorang Buruh Angkut, Dua Putrinya Harumkan Nama Tanah Datar

  • Bagikan
Fhoto : Dua orang atlet bersaudara kandung, berhasil persembahkan 3 emas dan 1 perunggu di Cabor Judo. (Ddy)
Fhoto : Dua orang atlet bersaudara kandung, berhasil persembahkan 3 emas dan 1 perunggu di Cabor Judo. (Ddy)

PADANG PARIAMAN, KABARSUMBAR – Bercerita seorang lelaki dibalik telpon seluler, jika selama ia menghidupi keluarganya, inilah hari yang paling bahagia yang ia rasakan. Setelah 20 tahun lebih membesarkan dua orang putri dari hasil bekerja sebagai buruh angkut di Terminal Dobok, Batusangkar.

Ia tidak menyangka sedikitpun, dua orang putrinya dari tujuh bersaudara yang ia besarkan mampu membawa harum nama Kabupaten Tanah Datar di ajang Porprov XV Sumbar Tahun 2018 di Padang Pariaman.

Dia adalah Hendri Yaldi, ayah kandung dari atlit Cabang Olahraga Judo Tanah Datar, peraih medali emas yang dididik dan dibesarkan dari keluarga sederhana, di Jorong Piliang Nagari Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar.

Nama Diana Novita (20) dan Yulia Cantika (18) tiba-tiba saja mengema saat keduanya berhasil meraih 3 medali emas dan 1 perunggu di cabang Judo dikelas yang berbeda.

Hensri Yaldi, bercerita jika kehidupannya dari awal ia habiskan sebagai buruh angkut di terminal, namun sejak terminal Dobok sepi, ia menjadi sopir serabutan di sebuah perusahaan vulkanisir di Kota Batusangkar.

“Bahagia bercampur sedih pak, ketika saya mendengar kabar jika kedua putri saya meraih medali emas, ini kebahagiaan yang sangat sempurna saya rasakan,” ucap Hendri dibalik sellulernya kepada kabarsumbar.com, Minggu (25/11).

Sebagai seorang ayah, ucap suami Ratna Juwita ini, ia hanya bisa memberikan support dan dukungan saja karena keterbatasan ekonomi kala itu. Karena masih ada empat anaknya lagi yang membutuhkan biaya. Dan keinginan yang kuat dari kedua orang putrinya ini disambut baik kala itu oleh seorang pria bernama Hendri Mispar.

“Sejak itulah, sekitar tahun 2014 lalu Diana dan Yulia digembleng oleh pak Hendri yang saya ketahui seorang pelatih beladiri Judo,” ceritanya.

Hal inipun dibenarkan oleh Ketua Cabor Judo Tanah Datar Edi Susanto, jika pada dua bulan sebelum Porprov XIII di Dharmasraya 2014 lalu, Sensei
Hendri Mispar mencoba melatih Diana Dan Yulia.

Dengan peralatan seadanya dan fasilitas tempat yang hanya dipinjamkan saat itu, kata Edi tidak merobah niat Hendri Mispar untuk menjadikan keduanya sebagai atlet Judo. Walau belum dapat meraih medali di Dharmasraya, namun pada Porprov XIV tahun 2016 lalu, Diana berhasil meraih perak dikelas 45 kg dan perak beregu bersama Yulia.

“Dan, hasil yang diraih selama berlatih dengan kondisi yang belum memadai, Diana dan Yulia berhasil memberikan 3 medali emas dan 1 perunggu untuk Kabupaten kota Tanah Datar.

Ia berharap, dengan meraih medali diatas target, cabang Judo bisa mendapatkan fasilitas dan peralatan latih yang sesuai dengan standar atlet. (Ddy)

  • Bagikan