InspiratorKota PadangPemerintahSosialSumatera Barat

Ciptakan Kepedulian Lingkungan, 53 Sekolah di Sumbar Raih Penghargaan Adiwiyata

857
×

Ciptakan Kepedulian Lingkungan, 53 Sekolah di Sumbar Raih Penghargaan Adiwiyata

Sebarkan artikel ini
Foto: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menyerahkan penghargaan Adiwiyata kepada penerima, pada sosialisasi dan gebyar sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi, di Hotel Kyriad Bumiminang Padang, Rabu (21/11/2018). (Putri Caprita)

 

PADANG, KABARSUMBAR – Sebanyak 53 sekolah tingkat SD, SMP, SMA di Sumatra Barat (Sumbar) mendapatkan penghargaan Adiwiyata 2018 tingkat provinsi yang diserahkan langsung oleh Gubenur Sumbar Irwan Prayitno di Hotel Kyriad Bumiminang Padang, pada Rabu (21/11/2018).

Sesuai SK Gubernur Nomor 660/731/2018, tanggal 4 Oktober 2018 tentang penetapan sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumbar tercatat ada tiga SMA dan satu MAN, sedangkan untuk SMP ada 15 sekolah serta 6 sekolah MTSN. Lalu, ditingkat SD ada 26 sekolah, satu sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negri (MIN), dan satu sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS).

“Pada akhir 2017 sudah ada 550 sekolah yang melaksanakan program Adiwiyata di Sumbar dan dalam lima tahun terakhir ini perkembangan sekolah Adiwiyata di Sumbar menunjukan hasil yang sangat baik. Apalagi, telah ikut sertanya semua kabupaten dan kota,” ungkap Irwan Prayitno.

Dikatakannya, dengan program tersebut dapat terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, asri dan tertata dengan rapi. Serta dapat menjadi sarana edukasi pendidikan.
“Para siswa dapat belajar bagaimana membangkitkan kepedulian terhadap lingkungannya. Dengan itu mereka dapat menerapkan itu di daerah tempat tinggalnya masing-masing,” ulasnya.

Selain itu, pihaknya telah mendapatkan informasi bahwasanya sekolah Adiwiyata sudah mampu mengembangkan kurikulum sekolah dengan mengintegrasikan lingkungan dalam setiap mata pelajarannya.

“Sekolah sudah dapat mengembangkan sarana prasarana ramah lingkungan di antaranya bank sampah, pengomposan, pemanfaatan tempat sampah terpilah, daur ulang sampah dan sarana ramah lingkungan lainnya yang dapat menanggulangi permasalahan lingkungan di sekolah,” kata Irwan Prayitno.

Tentu banyak aksi yang dapat dilakukan terhadap lingkungan yang telah di implementasikan dengan berbagai kegiatan, artinya sekolah memilik peran strategis dalam pendidikan lingkungan di masyarakat.

“Untuk itu, ke depannya program ini perlu lebih dikembangkan di seluruh daerah. Karena sudah menjangkau 19 kabupaten dan kota di Sumbar,” paparnya.

Tidak hanya itu, diharapkannya kepada lebih kurang 5.300 sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, untuk dapat mengikuti program Adiwiyata sebagai upaya menciptakan generasi muda Sumbar yang cinta dan peduli lingkungan.

Dikesempatan yang sama diserahkan juga penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Sumbar kepada lima penerima, yakni Zofrawandi, LA Adventure Nyarai, Turtle Sea Jambak, Laskar Pemuda Peduli Lingkungan dan Cinta Bahari Nusantara.

Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada per orangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup di Indonesia.

(Putri Caprita)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.