Danlanud, Peningkatan Mutu Pendidikan Berperan Dalam Pengembangan SDM

Ketua Yasarini Cabanf 14 D. i Sutan Sjahrir Rista Purwanto bersama Danlanud Sutan Sjahrir Pnb Purwanto saat memasang kokarde secara simbolis sebagai tanda pembukaan serentak MODP Sekolah Angkasa Se Indonesia
Ketua Yasarini Cabanf 14 D. i Sutan Sjahrir Rista Purwanto bersama Danlanud Sutan Sjahrir Pnb Purwanto saat memasang kokarde secara simbolis sebagai tanda pembukaan serentak MODP Sekolah Angkasa Se Indonesia
Ketua Yasarini Cabanf 14 D. i Sutan Sjahrir Rista Purwanto bersama Danlanud Sutan Sjahrir Pnb Purwanto saat memasang kokarde secara simbolis sebagai tanda pembukaan serentak MODP Sekolah Angkasa Se Indonesia
Ketua Yasarini Cabanf 14 D. i Sutan Sjahrir Rista Purwanto bersama Danlanud Sutan Sjahrir Pnb Purwanto saat memasang kokarde secara simbolis sebagai tanda pembukaan serentak MODP Sekolah Angkasa Se Indonesia

PADANG, KABARSUMBAR—Danlanud Sutan Sjahrir Pnb Purwanto mengatakan menyadari bahwa peningkatan mutu pendidikan, akan sangat berperan dalam mencapai pengembangan sumber daya manusia yang berkompeten.

Tahun ini kata dia, mulai melaksanakan program mutu pendidikan Tri Abdi Angkasa Nusantara, yang meliputi abdi yang beragama, abdi berbangsa dan bernegara serta abdi berilmu.

“Tujuan dari program tersebut mewujudkan sekolah Angkasa yang unggul dan menjadi rujukan dalam menghasilkan abdi yang beragama, berbangsa, bernegara, serta berilmu demi kejayaan nusantara,” kata dia.

Hal tersebut dilakukan karena pihaknya menyadari bahwa peningkatan mutu pendidikan, akan sangat berperan dalam mencapai pengembangan sumber daya manusia yang berkompeten.

“Saya yakin kami semua siap, dan harus siap untuk melaksanakan pembelajaran tahun 2018/2019 dengan program tri abdi angkasa nusantara ini,” ungkapnya.

Selain program tersebut, dalam rangka HUT Yasarini ke 30 tahun 2018 pihaknya juga melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk seluruh sekolah Angkasa.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengenalkan lingkungan sekolah khususnya bagi anak didik baru yang bertujuan untuk membangun rasa kecintaan dan rasa memiliki.

“Melalui kegiatan “sekolah angkasa cinta lingkungan” yang diwujudkan dengan gerakan “peduli”, sehingga setiap anak didik dapat memahami betapa pentingnya menciptakan lingkungan sekolah dan sekitarnya yang bersih, rapi dan indah. Dengan lingkungan yang nyaman proses belajar mengajar tentu akan dapat berlangsung dengan lebih baik,” ujarnya.

Danlanud berharap semua pihak baik dari yayasan pengurus cabang Lanud Sutan Sjahrir, para guru dan orang tua maupun peserta didik kiranya dapat bersam-sama bergandengan tangan untuk mewujudkannya demi menciptakan generasi nusantara yang berkualitas.

“Tidak ada hasil tanpa melalui proses dan dalam proses tersebut dibutuhkan tekad serta kesungguhan dengan kerjasama yang kita semua harapkan dapat terwujud,” kata Purwanto.

Sementara itu, dikesempatan yang sama Ketua Yasarini Cabang 14 D. I Sutan Sjahrir Rista Purwanto, mengatakan Yayasan Ardhya Garini mempunyai sebanyak 146 sekolah Angkasa dari TK,  SD, SMA, SMK dan SLB.

“Yayasan Ardhya Garini ini dibawah naungan TNI Angkatan Udara, yang  berpusat di Jakarta. Saat ini diketuai oleh ibu Nanny Hadi Cahyanto, istri dari Palima TNI kita saat ini,” kata Rista di Padang, Senin (16/7/2018).

Atas gagasan ide smart dari beliau, sekolah Angkasa mulai menunjukkan kualitas dan kuantitasnya sebagai sekolah yang diperhitungkan kedepannya, dengan moto tri abdi Angkasa Nusantara yaitu abdi agama,  bangsa dan negara, dan abdi ilmu sekolah angkasa ini akan jaya.

“Pembukaan secara serentak MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru) murid baru sekolah Angkasa se Indonesia Senin lalu, merupakan  pertama kalinya dilaksanakan sejak tahun 1962 Yayasan Ardhya Garini didirikan,” tutupnya.

[putri caprita]