PendidikanSumatera Barat

Dewan Pendidikan Sumbar Dikukuhkan, Mahyeldi Ingatkan Soal Ini !

486
×

Dewan Pendidikan Sumbar Dikukuhkan, Mahyeldi Ingatkan Soal Ini !

Sebarkan artikel ini

Mahyeldi menekankan perubahan politik seharusnya tidak memengaruhi pendidikan.

ada-yang-politikkan-dunia-pendidikan?-ini-kata-gubernur-mahyeldi.
Ada Yang Politikkan Dunia Pendidikan? Ini Kata Gubernur Mahyeldi.

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menegaskan pentingnya menjaga dunia pendidikan dari intervensi politik. Penegasan ini disampaikan saat pengukuhan Dewan Pendidikan Sumatera Barat periode 2025-2030, Jumat (25/7/2025) di auditorium kantor Gubernur.

Mahyeldi menekankan perubahan politik seharusnya tidak memengaruhi pendidikan.

“Datang dan perginya politik tidak boleh mempengaruhi pendidikan, pendidikan jangan dipolitisasi,” tegasnya.

Gubernur telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk 13 anggota Dewan Pendidikan. Mereka terdiri dari profesional, praktisi, dan pemerhati pendidikan.

Dr. Rahmawati, M.Ag, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pendidikan. Abinul Hakim, S.Pd.M.Si, menjabat sebagai Sekretaris, dan Dra. Yenni Puti MM sebagai Bendahara.

Anggota lainnya termasuk Prof. Dr. Zainal Asril M.Pd, Drs. Munandar Kasim, M.Kom, CRGP, CACP, Dr. Alfroki Martha, M.Pd, Drs. M. Khudri, M.Pd, Suindra, S.Pd MM, Yuyu Mulyati S.Pt. M.Pd, Dr. Irsyad M.Pd, Ambra Warda, S.Pd, MM, Ardiles SE, dan Dr. Mukhlidi Muskhir. S.Pd, M.Kom.

Mahyeldi berharap Dewan Pendidikan dapat menjaga dunia pendidikan Sumbar dari kepentingan politik. Ia juga menyinggung soal Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPNB) sebagai salah satu isu yang perlu diperhatikan.

“Dewan Pendidikan dapat memberikan masukan dalam rangka memperbaiki pelaksanaan SPNB terutama turut menjaga stabilitas dari intervensi dan penekanan anggota dewan, bupati dan walikota,” jelasnya.

Gubernur juga meminta Dewan Pendidikan untuk melindungi hak-hak guru, termasuk kenaikan pangkat dan kesejahteraan. Ia mengingatkan agar guru tidak terjerat masalah hutang piutang.

Dewan Pendidikan memiliki tugas utama memberikan pertimbangan, dukungan, pengawasan, dan mediasi dalam bidang pendidikan. Mereka berperan sebagai wadah perwakilan masyarakat untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Mahyeldi mengingatkan Dinas Pendidikan untuk mengalokasikan anggaran yang memadai agar Dewan Pendidikan dapat bekerja secara efektif.

Gubernur menambahkan, arahannya sebagian dengan pelestarian falsafah dan nilai nilai budaya Minang Kabau.

“Nilai nilai adat dan agama disintegrasi dalam pembelajaran dalam rangka mengembangkan tiga kecerdasan yaitu harus kita diintegrasikan dalam tiga kecerdasan yaitu spiritual , intelektual dan kecerdasan emosional” ujar Gubernur.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.