PeristiwaSumatera Barat

Dua Jemaah Haji Debarkasi Padang yang Sempat Sakit Akhirnya Tiba di Tanah Air

60
×

Dua Jemaah Haji Debarkasi Padang yang Sempat Sakit Akhirnya Tiba di Tanah Air

Sebarkan artikel ini
Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi dan tidak dapat pulang bersama kloter asalnya, dua jemaah haji Debarkasi Padang akhirnya kembali menginjakkan kaki di Ranah Minang, Selasa (23/6/2026). Foto : Istimewa
Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi dan tidak dapat pulang bersama kloter asalnya, dua jemaah haji Debarkasi Padang akhirnya kembali menginjakkan kaki di Ranah Minang, Selasa (23/6/2026). Foto : Istimewa

Padang – Dua jemaah haji Debarkasi Padang yang sempat tertunda kepulangannya karena sakit, akhirnya tiba kembali di Sumatera Barat pada Selasa (23/6).

Kedua jemaah tersebut adalah Jasri Abdullah Maran (76) asal Kabupaten Lima Puluh Kota dan Syaifuddin Wirdas Tompek (60).

Mereka mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) setelah menempuh penerbangan lanjutan dari Jakarta, menyusul pemulangan awal bersama kelompok terbang (kloter) Banten.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, M. Rifki, menyambut langsung kedatangan mereka di bandara bersama jajaran terkait dan pihak keluarga.

Rifki mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan kedua jemaah tersebut dalam kondisi kesehatan yang stabil pascaperawatan di Tanah Suci.

“Selamat datang kembali di Ranah Minang dan selamat berkumpul bersama keluarga tercinta,” ujar Rifki.

Ia turut mengapresiasi kinerja Kantor Urusan Haji (KUH) yang telah mendampingi jemaah hingga tiba di kampung halaman dengan selamat.

Jasri Abdullah Maran sebelumnya menjalani perawatan di Saudi German Hospital Madinah akibat gangguan jantung.

Sementara itu, Syaifuddin Wirdas Tompek mendapatkan perawatan intensif di Al Noor Specialist Hospital karena asma.

Kepulangan mereka merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh jemaah mendapatkan pendampingan medis hingga kembali ke daerah asal.

Saat ini, tersisa lima jemaah haji Debarkasi Padang yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.

Rifki menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan KUH di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi mereka.

“Keluarga tidak perlu khawatir. Jemaah yang masih dirawat tetap menjadi tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.

Pemerintah menjamin pendampingan akan terus dilakukan sampai seluruh jemaah dinyatakan sehat dan dapat dipulangkan ke Tanah Air.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.