Dua Korban Mobil Masuk Jurang di Padang Meninggal Dunia

Sejumlah personel tim evakuasi gabungan saat berada dibibir jurang sedalam 400 meter di Kelok Jariang, Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/6/2018) ketika mengavakuasi belasan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat Sumbar. Photo : SAR
Sejumlah personel tim evakuasi gabungan saat berada dibibir jurang sedalam 400 meter di Kelok Jariang, Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/6/2018) ketika mengavakuasi belasan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat Sumbar. Photo : SAR
Sejumlah personel tim evakuasi gabungan saat berada dibibir jurang sedalam 400 meter di Kelok Jariang, Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/6/2018) ketika mengavakuasi belasan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat Sumbar. Photo : SAR
Sejumlah personel tim evakuasi gabungan saat berada dibibir jurang sedalam 400 meter di Kelok Jariang, Bungus, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (17/6/2018) ketika mengavakuasi belasan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat Sumbar. Photo : SAR

PADANG, KABARSUMBAR—Dua korban kecelakaan mobil yang masuk jurang Kelok Jariang, Jalan Padang-Bengkulu atau lintas Barat Sumatra, baru-baru ini. Telah meninggal dunia.

Hal itu dikatakan Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP DR. M. Djamil Padang, Gustafianof, Minggu (17/6/2018).

Pasien korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang berjarak 26,7 Km dari pusat kota, satu meninggal di IGD dan satu lagi dalam keadaan kondisi meninggal.

“Dua jenazah korban minibus yang masuk jurang itu kini dalam ruang mayat,” kata Gustafianof.

Gustafianof menjelaskan, tim medis rumah sakit, baik dokter dan perawat sedang bekerja ekstra untuk merawat dan memberikan pertolongan kepada pasien tersebut.

“Pasien ada anak-anak dan saat ini kesemuanya sedang di rawat di IGD untuk perawatan intensif,” katanya.

Rata-rata pasien korban kecelakaan itu sambung Gustafianof, mengalami luka cedera pada kepala, kemdian luka sobek pada sekeliling tubuh. Selain melakukan perawatan, pihak rumah sakit bawah naungan Kemenkes itu juga berkoodinasi dengan pihak kepolisian di Kota Padang, Sumatera Barat.

“Kami juga berkoordinasi dengan polisi, disamping kami melakukan perawatan, dan semunya berbagi tugas dan ada anak-anak,” pungkasnya.

[lidairak]