Padang – Staf Humas BKSDA Sumatera Barat (Sumbar), Hamzah, membenarkan video pendakian ilegal ke Gunung Marapi yang beredar di media sosial.
“Benar, mereka telah kami periksa dan saat ini BKSDA sedang menyiapkan keterangan,” ujar Hamzah.
BKSDA berencana menyelidiki motif pendakian tersebut. “Kami akan melakukan pendalaman terkait apa motif mereka melakukan pendakian,” kata Hamzah.
Hamzah juga mengonfirmasi bahwa pendakian tersebut melibatkan enam remaja pada 19 Januari 2025.
“Pendaki kemarin ada enam orang dan dilakukan pada 19 Januari 2025,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Gunung Marapi berstatus waspada sejak peningkatan aktivitas vulkanik.
“Siapa pun yang melakukan pendakian tanpa izin BKSDA berarti ilegal,” tegas Hamzah.






