Gubernur Ingatkan ASN Tak Perlu Sibuk Lobi Calon Kepala Daerah

Padang – Gubernur Sumatera Barat menekankan pentingnya produktifitas di semua lini, termasuk birokrasi. Menurutnya, hal tersebut perlu didukung dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baik agar mampu mencapai tujuan birokrasi.

Hal tersebut disampaikan Irwan Prayitno saat membuka Sosialisasi Pelaksanaan Pengisian Jabatan Pemimpin Tinggi Instansi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota se-Sumatera Barat yang digagas Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) di Aula Kantor Gubernur, Senin, 10 Agustus 2020.

Ia menerangkan bahwa pemerataan kualitas ASN masih menjadi sebuah permasalahan yang umum terjadi hingga saat ini.

“Telah jadi kodrat alam, manusia mencari kehidupan lebih baik. Begitupun ASN. Contohnya, tamatan IPDN cenderung memilih penempatan di Pulau Jawa, sebab tunjangannya lebih besar,” ucap Irwan.

Irwan sendiri menerangkan, bahwa Sumbar telah mencarikan jalan keluar agar dapat menyerap SDM ASN yang berkualitas dan berkompetensi, yaitu dengan peraturan gubernur yang didukung dengan undang-undang yang ada.

“Sumbar sendiri telah punya peraturan gubernur tentang pemetaan potensi. Untuk memilih pejabat, kita adakan seleksi terbuka sebagai ruang menatap SDM yang berkualitas. Seleksi menjadi penting, lantaran pemimpin berkualitas tentu membawa keberhasilan,” ujarnya.

Dalam sosialisasi yang bertujuan untuk menghadapi pilkada serentak Desember mendatang tersebut, Gubernur juga mengingatkan kepada ASN untuk tak perlu ‘kasak-kusuk’ melobi calon kepala daerah, dan sebaliknya.

“ASN berkualitas tak akan melobi sana-sini. Mereka pasti percaya diri dengan kompetensi yang dimiliki. Jadi tak perlu cari dukungan. Buat calon kepala daerah, jika ingin dapat dukungan, bekerjalah dengan benar,” pesannya.

Sejalan dengan itu, Ketua KASN Agustinus Fatem juga mengingatkan soal undang-undang yang mengatur ASN akan hal tersebut.

“Pilkada merupakan masa kritis. Hindari seret-menyeret, ASN jangan terlibat politik balas budi. Undang-undang ASN tak memperbolehkan terjadinya pergeseran sekehendak pemimpin. Semua sekarang diatur,” kata Agustinus.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...