Harga Ikan Stabil, Daya Beli Konsumen Menurun

Padang – Harga ikan yang dijual di Padang tetap stabil, namun penjualan ikan menurun dikarenakan berkurangnya daya beli konsumen akibat pandemi COVID-19.

“Harga ikan saat ini normal serta stok ikan yang kami jual juga cukup namun pembelinya yang sepi sehingga penjualan menurun,” kata seorang pedagang ikan Yulnaldi di Pantai Purus Padang, Kamis 29 Oktober 2020.

Ia mengatakan bahwa sejak pagi hingga sore, pembeli yang datang hanya separuh dari biasanya, hal itu dikarenakan masyarakat masih takut datang akibat pandemi yang melanda.

“Apalagi sejak Kota Padang menjadi zona merah COVID-19, akibatnya pembeli yang berasal dari luar kota tidak berani datang kemari,” tambahnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa sejak pandemi ini ia tidak pernah lagi melakukan ekspor ikan. Sebelum pandemi ia biasanya mengekspor ikan kerapu sebanyak 500 kilogram.

Kemudian, sebutnya harga ikan yang masih stabil itu seperti ikan tuna yakni Rp40.000 per kilogram, ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, ikan kakap Rp60.000 per kilogram, ikan gabua Rp50.000 per kilogram.

“Selain itu ada ikan yang harganya naik sedikit yaitu ikan tenggiri Rp75.000 per kilogram yang biasanya dijual Rp70.000 dan ikan kerapu biasanya hanya Rp60.000 per kilogram sekarang Rp65.000 per kilogram,” jelas dia.

Disamping ikan, ia juga menjual hasil laut lain berupa udang, cumi dan sotong. Untuk harga udang masih normal, udang swallow harganya Rp120.000 per kilogram dan udang kelong Rp150.000 per kilogram.

“Akan tetapi harga cumi saat ini naik dari biasanya Rp60.000 naik menjadi Rp80.000 per kilogram dan untuk harga sotong harganya bervariasi tergantung ada yang menawarnya namun untuk harga normalnya yakni Rp65.000 per killogram,” lanjutnya.

Sementara itu seorang pedagang kepiting bakau Ade (27) mengatakan bahwa harga kepiting bakau saat ini masih normal.

“Harga kepiting bakau yang kecil Rp100.000 per kilogram dan untuk ukuran besar Rp120.000 per kilogram,” ungkapnya.

Ia menambahkan meski harga normal namun pembeli berkurang. Biasanya ia mampu menjual 30 kilogram per hari namun sejak Padang menjadi zona merah COVID-19 maka sehari ia hanya mampu menjual 10 kilogram saja.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...