Kasih Sayang Berubah Jadi ‘Asusila’ Bagi Kakak Beradik Ini

Dua pasangan ilegal dalam satu kamar diamankan Satpol PP Kota Padang pada salah satu Hotel Melati di Kota Padang, Minggu 1 April 2018, salah satu pasangan merupakan kakak beradik. Foto : Istimewa
Dua pasangan ilegal dalam satu kamar diamankan Satpol PP Kota Padang pada salah satu Hotel Melati di Kota Padang, Minggu 1 April 2018, salah satu pasangan merupakan kakak beradik. Foto : Istimewa
Dua pasangan ilegal dalam satu kamar diamankan Satpol PP Kota Padang pada salah satu Hotel Melati di Kota Padang, Minggu 1 April 2018, salah satu pasangan merupakan kakak beradik. Foto : Istimewa
Dua pasangan ilegal dalam satu kamar diamankan Satpol PP Kota Padang pada salah satu Hotel Melati di Kota Padang, Minggu 1 April 2018, salah satu pasangan merupakan kakak beradik. Foto : Istimewa

Ada-ada saja yang dilakukan kakak beradik ini, itulah ungkapan yang cocok disematkan pada GR (17) dan MH (23).

Kakak beradik yang seharusnya saling menjaga, malah harus berurusan dengan Satpol PP Kota Padang, setelah kedapatan berbuat layaknya suami istri pada salah satu Hotel Melati di kawasan Padang Selatan, Kota Padang, Minggu (1/4/2018).

Dua bersaudara itu diketahui berinisial GR (17) dan MH (23), warga Kelurahan Koto Baru, Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan, mereka tak hanya berdua dalam satu kamar, ada pasangan lain yang merupakan temannya, yakni pasangan perempuannya VP (19) dan IY (23).

Dua pasang muda-mudi itu dijaring Satpol PP Padang sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung digelandang untuk diperiksa.

“Kita dapat informasi dari masyarakat. Dari informasinya, ada pasangan ilegal yang menginap pada hotel melati tersebut. Makanya kita langsung turun. Saat digeledah, ternyata betul,” kata Plt Kepala Satpol PP Kota Padang Yandrison.

Saat digeledah kedua pasangan itu pun tak mampu menunjukkan surat nikahnya. Sehingga, petugas langsung menggelandang mereka ke Mako Satpol PP Padang untuk pendataan.

Disana, kedua pasangan itu sekaligus membuat surat perjanjian dan mendatangkan orangtua masing-masing. “Mereka mengaku pacaran. Kalau orangtuanya tidak datang menjemput, tentu tidak dilepaskan dulu,” jelas Yadrison.

Kepada petugas, MH mengaku menyesal atas perbuatan yang dilakukannya, terutama kepada adiknya sendiri.

“Mereka berjanji tidak akan berbuat lagi. Katanya malu karena telah mencoreng nama keluarga,” kata Yandrison.

Selain itu, Satpol PP terus mewanti-wanti agar pihak hotel tidak mengijinkan pasangan diluar nikah untuk menginap. “Jika kedapatan lagi akan kami beri sanksi tegas sesuai aturan berlaku,” tegasnya.