Kasihan, Jasa Jaminan Kesehatan Dikurangi Pihak RSUD

PESSEL, KABAR SUMBAR-Diduga terjadi pengurangan uang jasa medis untuk pegawai dan tenaga medis di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Dr. Muhammad Zein Painan. Gedung DPRD di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) didemo.

Peserta aksi damai itu merupakan para pegawai dan tenaga medis rumah sakit setempat. Demonstran berorasi bila terjadi pengurangan uang jasa medis sejak November 2018. Berdasarkan informasi dirangkum kabarsumbar.com, terjadinya pengurangan tersebut dikarenakan manajemen rumah sakit menambah tunjangan untuk jasa medis dokter spesialis.

Jasa untuk dokter spesialis itu dibulatkan Rp50.000 per pasien, sebelumnya hanya Rp27.000 per pasien. Persoalan ini pun diakui oleh Direktur Rumah Sakit Umun Daerah Dr. Muhammad Zein Painan, dr H Sutarman saat dikonfirmasi.

“Kemungkinan itu yang diprotes dan tidak terimanya para karyawan sehingga melakukan aksi protes,” ujar Sutarman.

Pengurangan itu tidak hanya bagi karyawan dan manajemen, akan tetapi itu juga berdampak terhadap diri Sutarman sendiri. “Pengurangan itu termasuk saya juga,” terangnya.

Meskipun demikian, Sutarman menjelaskan, protes yang dilakukan para pegawai dan tim medis telah menghasilkan suatu kesepakatan. Kesepakatan itu, anggaran pengurangan jaminan kesehatan itu akan dikembalikan ke masing-masingnya dan berlaku sediakala.

“Sudah bersepakat dan akan berlaku kembali seperti semula,” kata Sutarman.

Kebijakan dari pihak manajemen Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Dr. Muhammad Zein Painan sangat disayangkan oleh anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Marwan Anas, menambah jaminan bagi dokter spesialis sah. Tetapi, pengurangan jaminan bagi karyawan dan tenaga medis jangan.

“Mereka hanya menerima sedikit, tapi dikurangi ini tentu tidak rasional, kita harus sejahterakan mereka,” ujar Marwan.

Ia meminta pihak Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Dr. Muhammad Zein Painan benar-benar rasional dan kembali mempertimbangkannya.

“Kami ini pengawai rendahan pak, pengurangan itu sangat berdampak. Bagi manajemen tidak seberapa akan tetapi sangat berarti bagi kami pak,” ujar seorang pegawai enggan dicantumkan namanya.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...