DaerahKabupaten AgamKabupaten DharmasrayaKabupaten Kepulauan MentawaiKabupaten Limapuluh KotaKabupaten Padang PariamanKabupaten PasamanKabupaten Pasaman BaratKota PadangPolitik

KPU Gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota

1124
×

KPU Gelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota

Sebarkan artikel ini

Lima Puluh Kota – Guna terus memastikan pelaksanaan Pemilihan Serentak Nasional Tahun 2024 atau Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat agar berjalan dengan baik dan sesuai aturan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota gelar Rapat Koordinasi (RAKOR) di Aula Kantor Kementrian Agama (KEMENAG) Kawasan Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kamis pagi (21/11/2024).

Rapat Koordinasi ini juga diikuti Perwakilan Partai Politik, Camat, Walinagari dan sejumlah Kepala OPD.

Ketua KPU Kabupaten Lima Puluh Kota, Okto Rizaldi saat memberikan sambutan mengatakan bahwa berbagai tahapan telah dilakukan pihaknya untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Serentak Nasional atau Pilkada tahun 2024, termasuk pelaksanaan Debat yang baru beberapa hari berakhir.

Dengan waktu tersisa jelang hari Pemungutan atau Pemilihan pada 27 November 2924, Pihaknya telah melakukan berbagai tahapan di Lima Puluh Kota. Dimulai dari menerima pendaftaran dan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan lainnya.

“KPU sudah melakukan persiapan untuk pemilihan ini, termasuk debat-debat yang dilakukan. Juga menyediakan logistik yang telah sampai di gudang dan akan segera didistribusikan ke tempat pemungutan suara nanti,”ujarnya.

Ia juga menambahkan semua persiapan itu dilakukan berkat kerjasama semua pihak yang ingin pelaksanaan Pilkada serentak ini berjalan dengan tertib, aman, damai dan sukses serta lancar.

“Ada sedikit persiapan yang terkendala terjadi dilapangan. Dimana sampai saat ini masih ada sekitar 4.000 an pemilih potensial yang masih belum melakukan perekaman KTP elektronik (e-KTP), dari awalnya lebih 10.000 an. Padahal Disdukcapil sudah melakukan berbagai upaya, agar masyarakat bisa melakukan perekaman e-KTP ini. Karena syarat untuk bisa memilih atau ikut pencoblosan pada hari H adalah e-KTP ini,” tambahnya.

Sementara untuk terus meningktakan partisipasi pemilih, maka pada tanggal 27 November 2024 itu ditetapkan sebagai hari libur nasional. Pihak KPU akan bersurat kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Lima Puluh Kota, untuk bisa mengizinkan karyawannya untuk bisa menyalurkan hak pilihnya.

“Dengan bersurat ini, mudah-mudahan perusahaan-perusahaan swasta yang ada di Limapuluh Kota bisa memaklumi terkait puncak adri pesta demokrasi yang kita lakukan ini,” ucapnya.

KPU menurutnya juga menyampaikan permohonan kepada Dinas Kesehatan, agar bisa memberikan akses kepada petugas maupun pemilih yang membutuhkan penanganan kesehatan mendesak. Karena dengan penanganan yang cepat, akan membuat penyelenggaraan bisa berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak.

“Untuk mendukung proses penghitungan suara secara elektronik, pihak KPU saat ini tengah melakukan uji coba terhadap aplikasi sirekap. Sedangkan untuk Daftar Pemilih tambahan (DPTb) diberikan kepada masyarakat yang memiliki KTP Limapuluh Kota, tapi belum sempat mengurus pindah memilih sampai hari pencoblosan. Sehingga mereka ini dibolehkan untuk ikut memilih atau menyalurkan hak pilihnya dangan melihatkan KTP domisili di Limapuluh Kota tersebut.” Tutupnya.

Pjs. Bupati Lima Puluh Kota Ahmad Zakri, saat memberikan sambutan mengatakan bahwa Rapat Koordinasi yang dilaksanakan merupakan langkah menyukseskan program Nasional yaitu pelaksaan Pilkada serentak tahun 2024.

“Sejauh yang dilihat sampai saat ini, pelaksanaan sudah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, pelaksanaan Pilkada harus berjalan secara badunsanak, demi terciptanya pemerintahan daerah yang legitimasinya kuat,” ujarnya.

Pemkab Lima Puluh Kota menurut Pjs. Bupati akan terus berkomitmen penuh dalam mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2024. Dukungan ini mencakup aspek teknis dan non-teknis, seperti kesiapan infrastruktur yang mencakup fasilitas TPS, pusat koordinasi, serta logistik yang memadai. Kemudian juga dukungan sumber daya manusia, baik dari aparatur pemerintah daerah maupun unsur masyarakat yang berperan dalam pengawasan dan pengamanan.

“Selain penyediaan anggaran untuk memastikan seluruh tahapan Pilkada dapat terlaksana sesuai jadwal, aman dan tertib, serta koordinasi keamanan melalui kerja sama dengan pihak kepolisian, TNI dan satuan perlindungan masyarakat, kita juga  komitmen untuk menjaga kondusivitas daerah selama proses Pilkada serentak ini berlangsung.” Ucapnya.

Melalui rapat koordinasi yang digelar KPU, Pjs. Bupati Limapuluh Kota berharap seluruh pihak terkait dapat membangun sinergi yang kuat, komunikasi yang terbuka dan transparan antara KPU, Bawaslu, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyikapi setiap tahapan Pilkada. Termasuk Langkah antisipatif, khususnya dalam mengatasi potensi konflik dan menjaga ketertiban masyarakat, harus menjadi perhatian bersama. (Ikhlasul Ihsan)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.