Kunker, DPRD Agam Bahas Perlindungan dan Pembinaan UMKM

Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Agam melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi UMKM Sumatera Barat, Rabu (12/7/2018). Foto : Arumi
Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kabupaten Agam melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi UMKM Sumatera Barat, Rabu (12/7/2018). Foto : Arumi

AGAM, KABARSUMBAR – Komisi II DPRD Kabupaten Agam melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi UMKM Sumatera Barat, Rabu (12/7/2018).

Hal ini dilakukan untuk mencari referensi dan informasi terkait strategi perlindungan dan pembinaan UMKM di daerah tersebut.

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Agam, Jondra Marjaya itu diterima langsung oleh Kabid Pengawasan Dinas UMKM Sumbar Junaidi.

Junaidi mengatakan, pihaknya untuk periode 2016 hingga 2021 memiliki visi untuk mewujudkan koperasi dan UMKM yang berdaya saing berbasis Perekonomian Daerah guna menghadapi pasar global.

“Misi meningkatkan kualitas kelembagaan Koperasi ,meningkatkan kinerja Koperasi dalam mengelola potensi ekonomi dan usaha simpan pinjam serta meningkatkan kapasitas serta daya saing UMKM,” kata Junaidi.

Menurutnya, Koperasi itu harus berbadan hukum, jika belum merupakan Pra koperasi. Sebelum tahun 2018, Pra Koperasi juga diberikan pelatihan tapi sekarang tidak ada lagi, untuk pembuatan Badan hukum koperasi diberikan bantuan oleh Kementerian Koperasi yang ditargetkan untuk 100 Koperasi, namun yang mendaftar baru lima Koperasi,” jelas Junaidi.

Selain itu, kata Junaidi, penunjang UMKM di Kabupaten dan Kota juga perlu dilihat dari sisi pariwisata, seperti pembebasan lahan, jalan menuju tempat pelaku usaha UMKM. “Itu harapan kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota supaya memperhatikan hal tersebut,” harap Junaidi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Agam Lazuardi Erman yang juga ikut kunjungan tersebut meminta agar Pemerintah Provinsi melalui Dinas Koperasi dan UMKM memberikan perhatian khusus kepada para pelaku koperasi dan UMKM yang tersebar di Kabupaten Agam.

“Di Sumatera Barat dari tahun ke tahun pelaku UMKM terus meningkat, kita juga melihat pelaku UMKM tersebut masih banyak yang belum tergabung dalam koperasi. Dinas Koperasi Sumatera Barat perlu memberi dorongan dan sosialisasi serta pelatihan kepada pelaku UMKM untuk bergabung dengan Koperasi,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini pelatihan terfokuskan kepada Koperasi yang sudah berbadan hukum. “Padahal yang belum berbadan hukum juga sangat banyak,” katanya.

[Arumi]

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...