Langgar Aturan, 42 Orang di Agam Terjaring Operasi Yustisi

Agam – Akibat melanggar protokol kesehatan, sebanyak 42 orang di kawasan Pasar Magek, Kecamatan Magek, Kabupaten Agam, terjaring operasi yustisi pada Selasa, 27 Oktober 2020.

Dalam operasi tersebut, melibatkan berbagai unsur dalam rangka penegakan Perda Provinsi Sumatera Barat nomor 6 tahun 2020, tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Kasi Linmas Satpol PP Agam, M. Arnis mengatakan, setiap pelanggar protokol kesehatan terutama tidak memakai masker, diarahkan menuju posko untuk dilakukan pendataan serta pemberian sanksi akibat dari perbuatannya tersebut.

“Data pelanggar kita input dalam sebuah aplikasi, kemudian diberikan sanksi sesuai yang diatur dalam Perda nomor 6 tahun 2020,” ujarnya.

Kepada pelanggar diberikan pilihan apakah sanksi sosial atau denda. Sesuai pilihannya, dalam operasi kali ini 2 orang memilih untuk membayar denda, masing- masing Rp100.000.

Sedangkan 40 orang lainnya diberikan sanksi sosial seperti membersihkan fasilitas umum sembari mengenakan rompi pelanggar protokol kesehatan, guna untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyrakat terhadap aturan.

“Apabila orang yang sama masih kedapatan melanggar protokol kesehatan, maka akan dijatuhkan sanksi yang lebih berat ada berupa denda atau kurungan,” terangnya.

Camat Kamang Magek, Rio Eka Putra mengatakan, jauh sebelum penegakan Perda ini pihaknya sudah mensosialisasikannya kepada masyarakat agar disiplin protokol kesehatan.

“Secara umum kesadaran masyarakat dalam memakai masker sudah mulai terlihat, meski ada sebagian kecil yang masih lalai,” sebutnya.

Melalui operasi yustisi ini pihaknya berharap kesadaran masyarakat untuk pentingnya protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...