Marawa Corp Batalkan Rombongan Kedua Wisatawan Asal Cina ke Sumbar

Padang – Marawa Corp yang membawa wisatawan asal China ke Sumatera Barat, membatalkan rombongan kedua yang sejatinya tiba pada 31 Januari 2020 mendatang.

Pembatalan itu karena kehadiran rombongan turis dari Kunming Cina ke Sumbar itu menimbulkan kekhawatiran dari sebagian masyarakat, akibat merebaknya Virus Corona pada sejumlah negara.

Manajer Marawa Corp Darmawi menyebutkan, jika untuk rombongan pertama yang sudah tiba tersebut, sejatinya telah dijadwalkan dari November 2019 lalu.

Dikatakan Darmawi, rombongan wisatawan cina telah berkunjung, dan sebelum terbang dengan penerbangan langsung dari Kunming sudah melewati pemeriksaan standar WHO, dan sesampainya di Bandara Minangkabau juga telah melewati pemeriksaan suhu badan.

Bahkan, otoritas Bandara Minangkabau dan Dinas Kesehatan Sumbar mamastikan 150 turis itu sehat dan tidak menujukan suhu tubuh tinggi.

“Kita percaya dengan pendeteksi dimiliki otoritas bandara di China dan di BIM Indonesia,” kata Darmawi via seluler di Padang, Senin 27 Januari 2020.

Namun, dikatakan Darmawi, keinginan pihaknya untuk mendatangkan langsung wisatawan dari negara Cina, karena ada beberapa jadwal kedatangan ke Sumbar yang sudah direncanakan, akhirnya dibatalkan.

“Tapi, wabah Corena melanda Whulan dan berdampak kepada berbagai negara, untuk menghindari kekahwatiran, keresahan dan ketak nyamanan masyarakat Sumbar, kedatangan rombongan kedua dari China, kami rencanakan pembatalan,” jelas Darmawi.

“Kami harus mengedepankan rasa aman publik Sumbar dan masyarakat di lingkungan destinasi pariwisata di Sumbar, kita sudah sampaikan notice ke agen travel di China untuk membatalkan jadwal 31 Januari itu,” sambungnya.

Bicara rugi atau penalti, kata Darmawi, itu urusan kesekian.

“Kami ingin menjadi bagian pariwisata Sumbar berkemajuan dengan mengutamakan kenyamanan masyarakat di sini, itu lebih penting, soal rugi pasti ada, tapi menenangkan dan menyamankan masyarakat itu lebih besar untungnya dari pada nominal kerugian membatalkan rombongan turis tersebut,” kata Darmawi.

Darmawi sendiri tidak ingin berandai-andai, karena virus corona sendiri hingga saat ini belum adanya vaksin untuk penyembuhan.

“Pastinya batal dulu, kalau virus sudah bisa diatasi maka kehadiran turis dari China kita tindak lanjut ulang lagi,” kata Darmawi.

Selain itu, Darmawi memastikan, tim pendamping rombongan turis Kunming di Sumbar juga telah melakukan pemeriksaan berkala.

“Meski dikatakan sehat baik di Bandara keberangkaan mereka sampai keluar dari terminal kedatangan internasional BIM, turis guide kami menerapkan secara berkala pemeriksaan suhu tubuh mereka,” kata Darmawi.

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...