Mei 2018, BPS Kota Pariaman Adakan Dua Sensus

Sosialisasi pelaksanaan sensus Badan Pusat Statistik Kota Pariaman. Foto : Rizki Pratama
Sosialisasi pelaksanaan sensus Badan Pusat Statistik Kota Pariaman. Foto : Rizki Pratama
Sosialisasi pelaksanaan sensus Badan Pusat Statistik Kota Pariaman. Foto : Rizki Pratama
Sosialisasi pelaksanaan sensus Badan Pusat Statistik Kota Pariaman. Foto : Rizki Pratama

Kota Pariaman – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman mensosialisasikan sensus Sutas (Survei Pertanian Antar Sensus) dan Podes (Potensi Desa) yang akan dilakukan pada Mei 2018.

Kepala BPS Kota Kota Pariaman, Hudaya mengatakan, pihaknya selalu berusaha menyediakan data yang berkualitas bertaraf nasional hingga internasional.

“BPS senantiasa membangun insan yang profesional dalam menyajikan data sesuai misi yang kita tanamkan. Membangun Negeri dengan data semua tergantung responden yang koperatif dan memberikan data yang akurat yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” kata Hudaya saat sosialiasi pelaksanaan survei tersebut di Kota Pariaman, Senin (30/4/2018).

Ditambahkan Hudaya, selain menyajikan data, survei ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan pada setiap instansi terkait dalam membangun kepentingan bersama.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, BPS Kota Pariaman mengundang seluruh instansi terkait seperti Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kota Pariaman dalam mensukseskan sensus kali ini.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada kepala Desa didalam kelancaaran mengumpulkan data di lapangan yang dilakukan oleh petugas kami, dalam kegiatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Sikapak Barat yang membantu petugas kami didalam mengatasi responden yang tidak mau memberikan data didalam pencacahan sensus Susenas,” kata Hudaya.

Sementara itu, Sekda Kota Pariaman Indra Sakti mengatakan, pendataan yang dilakukan BPS tidak hanya dilakukan oleh petugas saja, namun semua kalangan harus membantu dalam mempermudah memperoleh data yang akurat.

“Menurut data statistik pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman di tahun 2016, 6,19 persen dan merupakan pertumbuhan yang sehat di Kota Pariaman dan pertumbuhan Ekonomi Kota Pariaman pernah anjlok pada tahun 2009, 4,4 persen dan alhamdulilah Kota Pariaman berhasil bangkit dan melalui masa-masa sulit itu,” kata Indra.

[Rizki Pratama]