Mutilasi Kepala Ayah Terjadi di Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, KABAR SUMBAR-Kepala pria paruh baya pisah dari badannya, ini terjadi pada salah satu dusun di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut).

Masyarakat setempat buncah atas penemuan jenazah pria yang diketahui, AH alias Arman, 64. Jenazah pria itu ditemukan tergelatak di atas dipan kamar sekaligus tempat tinggalnya bersama putranya, HH alias Boy, 29.

Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan didampingi Ps Paur Subbag Humas Polres Nias, Bripka Restu Gulo mengurai, pihaknya mendapat informasi peristiwa dari warga, lalu menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat malam (5/7/2019).

Saat di lokasi, petugas langsung mengevakuasi jenazah korban bersamaan dengan penangkapan pelaku. Selain itu satu bilah kapak diamankan sebagai barang bukti atas kejadian tersebut.

Informasi dari kepolisian setempat berdasarkan himpunan keterangan para saksi, dan keluarga korban saat ini sedang didalami. Sehingga terduga pelaku mutilasi itu belum dapat diketahui motifnya.

“Kami belum bisa beberkan motifnya apa, dan terduga pelaku telah kami amankan demikian barang bukti yakni kapak ,” ujar AKBP Deni di TKP.

Lanjutnya, saat ini terduga telah digiring ke Mapolres untuk dimintai keterangan secara intensif dan jenazah korban dilarikan ke RSUD Gunungsitoli. Peristiwa itu mengundang keramaian warga, dan pihak keluarga korban.

Salah seorang warga Madula, Kecamatan Gunungsitoli, ia tidak mengetahui pasti terkait kejadian itu.

Pria bernama Al, 34, merupakan sepupu dari terduga pelaku pembunuhan itu mengisahkan, terduga pelaku terkadang bersikap aneh bila mengalami suatu gangguan.

Sambungnya, terduga diduga mengidap penyakit skizofrenia alias penyakit kejiwaan, ditandai sejak 2014.

Al menuturkan, terduga merupakan seorang yang baik dan menuruti orangtuanya, ia terkadang membantu orangtuanya.

“Kalau penyakit anehnya itu kambuh, ia acap melakukan hal aneh,” ungkapnya.

Kasus pembunuhan ini sedang dalam penanganan Mapolres Nias.

KABARSUMBAR

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...