Pemerintah

Payakumbuh League Season 2 Hadirkan Kompetisi Minisoccer Lebih Bergengsi, Jadi Panggung Talenta Muda Sumbar

99
×

Payakumbuh League Season 2 Hadirkan Kompetisi Minisoccer Lebih Bergengsi, Jadi Panggung Talenta Muda Sumbar

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh – Kompetisi Minisoccer Payakumbuh League (MPL) Season 2 kembali akan bergulir di Breakhouse Arena, Kota Payakumbuh, pada Juli 2026.

Turnamen ini menjadi salah satu ajang olahraga yang mempertemukan tim-tim terbaik sekaligus membuka peluang lahirnya pemain potensial dari Sumatera Barat.

Memasuki musim kedua, MPL membawa konsep yang lebih kompetitif dengan kemasan pertandingan yang lebih menarik bagi peserta maupun masyarakat.

Tidak hanya menjadi arena persaingan antar tim, kompetisi ini juga dirancang sebagai wadah pengembangan olahraga minisoccer di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Seluruh pertandingan akan mendapat dukungan publikasi dari berbagai media lokal hingga nasional. Masyarakat yang tidak dapat hadir langsung juga tetap bisa menyaksikan jalannya pertandingan melalui layanan live streaming di sejumlah platform media yang telah bekerja sama dengan panitia.

Ketua panitia MPL season 2, Hengki Saputra mengungkapkan turnamen ini akan diikuti oleh tim umum dan instansi yang diperkuat pemain-pemain berpengalaman dari cabang sepak bola maupun futsal Sumatera Barat.

“Sejumlah peserta memiliki rekam jejak tampil di berbagai kompetisi nasional, mulai dari Liga 1, Liga 2, Liga 3 hingga Liga 4 Indonesia”, ungkapnya.

Selain menghadirkan persaingan antar pemain senior, MPL Season 2 juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan generasi muda. Panitia menerapkan regulasi baru yang mewajibkan setiap tim mendaftarkan pemain muda sebagai bagian dari skuad.

“Kebijakan tersebut merupakan bentuk kolaborasi bersama Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota untuk memperluas ruang pembinaan atlet muda daerah”, pungkasnya.

Melalui kompetisi ini, penyelenggara berharap dapat menemukan bibit-bibit baru yang mampu bersaing di level regional hingga nasional. KSMI sendiri merupakan organisasi resmi minisoccer di bawah naungan KONI yang berperan dalam pengembangan dan pembinaan cabang olahraga tersebut di Indonesia.

Tidak hanya menawarkan persaingan di lapangan, MPL Season 2 juga menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah serta penghargaan individu bagi pemain terbaik, seperti Man of The Match (MOTM), Top Scorer, Best Player, Best Young Player, dan Best Goalkeeper.

Hengki yang juga Ketua Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Lima Puluh Kota mengatakan kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem minisoccer yang lebih kuat di daerah.

“Dari Payakumbuh untuk Sumatera Barat, dari Sumatera Barat untuk Indonesia,” tutupnya.

Dengan konsep kompetisi sekaligus pembinaan, Minisoccer Payakumbuh League Season 2 ditargetkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mencetak pemain-pemain muda yang memiliki masa depan di dunia olahraga. (Ikhlasul Ihsan)

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.