Pecahkan Rekor Dunia Selam, Polda Sumbar Berangkatkan Penyelam

PADANG, KABAR SUMBAR-Turut menjadi bagian sejarah dalam pemecahan Rekor Dunia Selam Guinness World Records (GWR) di Pantai Manado, Kawasan Megamas Manado, Sulawesi Utara, 1-3 Agustus mendatang.

Polda Sumbar memberangkatkan tim penyelam sebanyak 16 penyelam, para kontingen akan bergabung bersama 3000 lebih penyelam dari seluruh dunia.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumbar, Kombes Pol, Soelistijono mengatakan, secara keseluruhan ada 16 personel, dari Polairud ada tujuh personel dan sembilan dari Brimbob. Pemecahan rekor GWR di Manado diselenggarakan oleh organisasi Wanita Selam Indonesia (WASI) dalam rangka Dirgahayu RI ke 74. Sejauh ini sambungnya, tidak ada kendala dan kondisi personel semua dalam keadaan sehat.

“Anggota kita semua dalam keadaan sehat, dan siap bergabung dalam pemecahan rekor dunia selam GWR,” kata Soelistijono, Rabu (21/7).

Tim penyelam dari Ditpolairud katanya, telah melakukan latihan jauh hari. Mulai dari pengenalan alat selam dan beberapa hal yang harus dipahami dalam penyelaman. Seperti latihan ketrampilan pertama di kolam, lalu latihan di perairan terbuka atau laut.

“Latihan ini tentunya selain mengulang ilmu yang telah didapat sebelumnya di satuan, kemudian kita latih formasi sesuai dengan apa yang diminta panitia penyelenggara,” ungkapnya.

Formasi ini sambungnya, akan dilaksanakan di Pantai Manado, dan bergabung dengan 3.000 lebih penyelam dari seluruh dunia, tidak hanya di Indonesia. Selama latihan pun terang perwira Polri itu, tidak ada hambatan. Latihan di perairan terbuka ada tiga tempat dilaksanakan, seperti di perairan Pulau Sinyaru, Pulau Suwarnadwipa dan perairan di Pulau Pagang.

“Dalam pemecahan rekor dunia menyelam, nantinya para penyelam akan membentuk formasi di kedalaman 9 meter selama 12 menit,” tutur Dirpolairud Polda Sumbar, Kombes Pol, Soelistijono.

Informasi didapat dari official WASI lewat surel yang diterima, pemecahan Rekor Dunia Selam Guinness World Records diantaranya 1 hingga 3 Agustus 2019 berlokasi di Pantai Manado, Kawasan Megamas Manado. Tiga agenda yakni, penyelaman massal terbanyak (Longest Human Chain Underwater), rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (Most People Scuba Diving), pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater).

WASI bersama 3.000 lebih penyelam dari seluruh dunia bakal hadir dalam rangkaian pemecahan rekor dunia selam itu. Pemecahan Rekor Dunia Guinness World RecordsThe Most People Scuba Diving Simultanously” sebelumnya dipecahkan pada 17 Agustus 2009 di Indonesia diikuti oleh 2.486 penyelam.

Informasi tambahan sesuai rundown, tanggal 30-30 Juli 2019 Pukul 10.00 – 20.00 Wita, daftar ulang peserta dari Sulawesi Utara dan pemeriksaan medis, lokasi di De Selmar Cafe Megamas. Tanggal 1 Agustus, Pukul 07.00-12.00 Wita, pelaksanaan pemecahan rekor penyelaman massal terbanyak (Longest Human Chain Underwater).

Kemudian tanggal 1-2 Agustus, Pukul 10.00 – 20.00 Wita, daftar ulang peserta dari luar Sulawesi Utara dan pemeriksaan medis, lokasi di De Selmar Cafe Megamas. Tanggal 2 Agustus, Pukul 09.00 Wita, peserta mulai merakit peralatan scuba dan dapat di titipkan di masing-masing tenda grup. Pukul 15.00 Wita Technical Meeting tiap grup yang dipimpin leader grup masing-masing. Lokasi di masing-masing tenda grup area persiapan peserta di Megamas.

Selanjutnya, tanggal 3 Agustus, mulai Pukul 06.00 Wita, pemecahan rekor rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (Most People Scuba Diving) dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater). Informasi penting, tabung, weight-belt/sabuk dan pemberat (5-6 Kilogram) disiapkan oleh panitia, kedalaman maksimum lokasi penyelaman pecah rekor adalah 9 meter, setiap grup/kelompok terdiri dari 1 grup leader dan maksimum 49 peserta (Total 50 orang tiap grup).

[KABARSUMBAR]

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...