Pemda Agam Resmikan Sumur Wakaf ACT di Salareh Aia

  • Bagikan
Peresmian Sumur wakaf oleh Pemda Agam

Agam – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Bukittinggi meresmikan Sumur Wakaf Mushollah Jamiyatul Hujjaj Pesantren Tarbiyah Islamiyah, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Kamis 1 April 202

Sumur Wakaf ACT bekerjasama dengan kitabisa.com dalam menghimpun dana untuk pembangunan Pesantren ini agar mempermudah santri maupun masyarakat untuk mengakses air terutama untuk kepentingan beribadah. Sejak bulan November 2020, ikhtiar telah dilakukan demi terwujudnya sumur wakaf pesantren tersebut.

Dalam kata sambutannya, Kepala cabang ACT Bukittinggi, Deni Marlesi menyampaikan, dalam rangka mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik salah satunya dengan komponen-komponen yang harus diperbaiki untuk menciptakan sumber daya manusia yang siap bertarung di masa yang akan datang.

” Lebih dari 100 santri yang terdapat di Pesantren ini menjadi tanggung jawab kita bersama dan tugas utama Aksi Cepat Tanggap demi mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik,” terangnya.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, MM yang kali ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Agam Martias Wanto., MM (Datuak Maruhun), turut hadir meresmikan Sumur Wakaf ACT di Salareh Aia ini.

” Kita berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada ACT Bukittinggi yang telah mengumpulkan dana Pembangunan Sumur Wakaf Mushollah Pesantren ini. ACT disini hanya sebagai perantara, yang menjadi poin utama kita disini adalah bagaimana kepedulian kita terhadap santri-santri penerus bangsa di masa depan. Semoga untuk kedepannya kita dapat meningkatkan perhatian yang lebih lagi dari biasanya,” ucap Sekda Agam ini.

Pihak Yayasan dan juga para santri sangat merasa bahagia karena sekarang mereka memiliki akses air yang mudah.

“Terimakasih kami ucapkan kepada ACT dan kepada seluruh donatur yang telah menyalurkan bantuan melalui ACT walaupun rata-rata para donatur tidak mengenal pondok pesantren kami ini tetapi insyaallah karena kekuatan iman yang kuat, bantuan ini tersalurkan dan dapat direalisasikan sumur wakaf ini,” Ujar Junaidi Fitrian Doni selaku Bendahara Yayasan Tarbiyah Islamiyah.

ACT berharap sumur wakaf ini dapat digunakan dengan selayaknya dan juga untuk kedepannya pesantren ini bisa menjadi trend center pencipta para pelaku kesejahteraan bangsa nantinya.

Penulis: EdwarEditor: Meliana Gusti
  • Bagikan