Kota PadangPemerintah

Pemko Padang Percepat Penanganan Krisis Air Irigasi Gunung Nago

68
×

Pemko Padang Percepat Penanganan Krisis Air Irigasi Gunung Nago

Sebarkan artikel ini

Langkah ini merupakan upaya pemulihan sektor pertanian dan perikanan di kawasan Lambung Bukit yang terdampak pascabencana.

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah provinsi serta menyalurkan bantuan air darurat untuk mengatasi krisis kekeringan di irigasi Gunung Nago.

Langkah ini merupakan upaya pemulihan sektor pertanian dan perikanan di kawasan Lambung Bukit yang terdampak pascabencana.

Kepala UPTD Gunung Nago Dinas PUPR Kota Padang, Asrul, menjelaskan bahwa krisis air dipicu kerusakan infrastruktur vital akibat bencana alam pada 27 November 2025.

Saat ini, pasokan air hanya mengandalkan pipa darurat berdiameter 30 inci yang dinilai tidak lagi memadai untuk memenuhi kebutuhan warga.

Situasi tersebut diperparah oleh aktivitas pemeliharaan jaringan irigasi di hulu.

Pengerukan sedimen oleh pihak provinsi mengharuskan pintu penguras dibuka, sehingga debit air di saluran irigasi menurun drastis.

“Debit air berkurang karena pintu penguras dibuka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Kondisi ini berdampak langsung pada volume air di sisi kiri dan kanan jaringan irigasi Gunung Nago,” ujar Asrul, Sabtu (20/6/2026).

Menanggapi kendala tersebut, Pemko Padang telah melayangkan surat resmi kepada Balai Air Pemerintah Provinsi Sumatra Barat.

Upaya ini bertujuan mendesak penambahan infrastruktur agar distribusi air kembali normal.

Langkah administratif tersebut membuahkan hasil positif. Pemerintah provinsi berkomitmen menambah dua pipa berdiameter 30 inci pada sektor kanan irigasi.

“Pihak provinsi telah memberikan jawaban lisan terkait penambahan dua pipa berdiameter 30 inci. Pengerjaannya dijadwalkan berlangsung pada Juli dan Agustus mendatang,” tambah Asrul.

Sembari menunggu realisasi perbaikan jangka panjang, Pemko Padang terus menyalurkan bantuan logistik air ke titik-titik krusial.

Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD dikerahkan untuk mengisi tangki air milik warga demi menjaga keberlangsungan sektor ekonomi masyarakat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.