Kota PadangPemerintah

Pemko Padang Perluas Jangkauan Pasar Murah Jadi 24 Titik

58
×

Pemko Padang Perluas Jangkauan Pasar Murah Jadi 24 Titik

Sebarkan artikel ini

Padang – Pemerintah Kota Padang resmi menggelar kegiatan Pasar Murah untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan Kota Padang ini dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (20/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, serta Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pasar murah merupakan langkah intervensi pemerintah sebagai penanganan jangka pendek untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, langkah ini krusial dilakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Pasar murah ini merupakan penanganan jangka pendek. Kami berharap dengan digelarnya kegiatan ini dapat meringankan beban perekonomian masyarakat Kota Padang menjelang Hari Raya Idul Adha, karena harga kebutuhan pokok seperti cabai, telur, minyak goreng, dan gula dijual di bawah harga pasar tradisional,” ujar Fadly Amran.

Fadly menambahkan, saat ini pasar murah dilaksanakan di 10 titik di Kota Padang.

Namun, pemerintah berkomitmen meningkatkan cakupan layanan menjadi 24 titik setiap tahunnya melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait.

Selain itu, ia meminta Dinas Perdagangan untuk mengoptimalkan pasar induk sebagai instrumen pengendalian harga melalui penguatan peran BUMD, pemanfaatan teknologi cold storage, hingga sistem pergudangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menjelaskan kegiatan ini merupakan rangkaian dari agenda pasar murah yang telah dijadwalkan di berbagai kecamatan.

“Kami telah mengadakan Pasar Murah di Kecamatan Padang Utara. Hari ini di Koto Tangah, dan besok di Kecamatan Kuranji. Kami berharap melalui Pasar Murah ini dapat membantu mengendalikan inflasi menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Adha,” jelas Fizlan.

Untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, Dinas Perdagangan juga menyediakan potongan harga melalui sistem kupon.

Setiap pembeli mendapatkan dua kupon senilai Rp5 ribu per kupon, sehingga total potongan harga yang diterima mencapai Rp10 ribu.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.