Kota Padang

Pemko Padang Tegas Tertibkan Ternak di TPA Air Dingin

290
×

Pemko Padang Tegas Tertibkan Ternak di TPA Air Dingin

Sebarkan artikel ini
Foto : Diskominfo Kota Padang

Padang – Pemerintah Kota Padang memastikan kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air Dingin bebas dari ternak.

Hewan seperti sapi dan kambing sering memakan sampah, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan.

Risiko terbesar muncul ketika daging terkontaminasi limbah beredar di masyarakat, karena berpotensi memicu penyakit berbahaya.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan langkah tegas dalam rapat penyelesaian masalah ternak di Balaikota, Senin (8/9/2025).

“Kehadiran ternak di TPA harus dihentikan bersama. Ini menyangkut kesehatan ternak, kualitas lingkungan, dan keamanan pangan warga,” jelasnya.

Rapat dihadiri Asisten II Setdako Padang Didi Aryadi, Kepala DLH, Kepala Dinas Pertanian, Perdagangan, Kesehatan, Satpol PP, Camat Koto Tangah, Lurah Balai Gadang, serta tokoh masyarakat.

Selain isu kesehatan, rapat juga membahas pemenuhan indikator Adipura, di mana keberadaan ternak menjadi salah satu penilaian penting.

Sebagai langkah awal, Pemko Padang segera membangun pagar di kawasan TPA sepanjang 1.600 meter dengan anggaran Rp2,9 miliar.

“Pemilik ternak diharapkan sadar dan mengembalikan hewan ke kandang. Penataan kawasan harus berjalan agar TPA tertib,” tegas Fadly.

Selain itu, ia juga memerintahkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menertibkan ternak.
Fadly menekankan perlunya dukungan penuh masyarakat agar TPA tidak lagi dimasuki hewan.

Kepala DLH Padang, Fadelan Fitra Masta, menyebutkan sekitar 60 persen ternak di TPA tidak memiliki kandang.
Sebanyak 27 peternak tercatat memelihara hewan dengan sistem bagi hasil bersama pemodal.

Menurutnya, sosialisasi telah dilakukan, dan peternak sudah mengetahui bahwa pemagaran menjadi solusi utama.

Dengan penertiban ini, Pemko Padang menargetkan TPA Air Dingin lebih aman, tertata, serta sesuai standar pengelolaan ramah lingkungan.

Langkah tersebut juga diyakini dapat melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat daging ternak yang memakan sampah.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.