Pemprov Sumbar Izinkan Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 H

  • Bagikan
Foto : Internet

Padang – Sesuai dengan dikeluarkannya Maklumat Taujihat dan Tausiyah nomor: 003/MUI-SB/VII/2021 oleh MUI Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar mengizinkan pelaksanaan sholat Idul Adha 1442 H secara berjemaah di masjid atau di lapangan, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setprov Sumbar Hefdi menegaskan, Pemprov Sumbar mengikuti arahan Fatwa MUI dalam pelaksanaan salat Idul Adha. Selain itu, juga sejalan dengan kebijakan masing-masing kabupaten dan kota.

“Kota Padang juga mengizinkan salat Idul Adha dengan syarat prokes ketat,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy juga menyampaikan, Pemprov Sumbar mengikuti Fatwa MUI Sumbar dalam hal keputusan pelaksanaan salat Idul Adha.

Baca Juga :  Bulan Ramadan, Pemprov Sumbar Gelar Bazar Bahan Pokok

“Kita ikuti poin-poin pembatasan yang diarahkan oleh pemerintah pusat kecuali pelaksanaan ibadah, kita ikuti sesuai fatwa MUI Sumbar,” katanya Audy.

Meski diizinkan pelaksanaan ibadah, Audy mengingatkan supaya dilaksanakan pengawasan ketat oleh pemerintah daerah. Supaya setiap jamaah yang masuk ke masjid menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Yakni, semua jamaah harus mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.

“Saat pandemi Covid-19 semua wajib memakai masker, protokol kesehatan harus ketat di masjid, fatwa MUI nya sudah ada dan kita menyesuaikan, pengawasannya harus ketat,” ujar Audy.

Selain itu menurutnya bagi jemaah yang tidak ingin datang ke masjid juga dibolehkan sesuai arahan MUI. Jemaah boleh saja melaksanakan sholat Idul Adha di rumah bersama keluarga sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Jelang Penas Tani, Lahan Gala Teknologi Mulai Ditanami

MUI menyebut bila peniadaan kegiatan ibadah tetap dipaksakan maka akan berakibat hilangnya kepercayaan masyarakat khususnya umat Islam terhadap usaha pengendalian wabah Covid-19.

  • Bagikan