Pentingnya Pemerintah Pusat dan Daerah Perhatikan Persoalan Sampah

Ambon – Wakil Ketua Komite II DPD RI Abdullah Puteh mengatakan, pemerintah pusat dan daerah perlu memperhatikan permasalahan sampah dengan serius. Karena disebabkan oleh pengelolaan sampah selama ini belum sesuai dengan metode dan teknik pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan.

“Selama ini sebagian besar masyarakat masih bertumpu pada pendekatan akhir, yakni sampah dikumpulkan dari sumbernya, diangkut sampai kemudian dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA),” ucapnya saat Kunjungan Kerja ke Ambon, Provinsi Maluku pada Rabu, 2 Desember 2020.

Tampak hadir Anggota DPD RI asal Maluku Anna Latuconsina, Anggota DPD RI asal Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi, Anggota DPD RI asal DI Yogyakarta M. Afnan Hadi Hadikusum, Anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah Lukky Semen, Anggota DPD RI asal Maluku Utara Namto Roba, Kadis Lingkungan Hidup Kota Ambon L. Izaak, Komunitas Lebebae Kezia Arabelle Tulalessy, dan Komunitas The Mulung Olivia Jasso.

Menurutnya, sampah dengan volume besar yang berada di lokasi TPA sampah berpotensi melepas gas metan. Oleh sebab itu, bisa meningkatkan emisi rumah kaca dan memberikan konstribusi terhadap pemanasan global.

“Agar timbunan sampah tersebut dapat terurai melalui proses alam diperlukan jangka waktu yang sangat lama dan diperlukan penanganan dengan biaya yang sangat besar,” tutur senator asal Aceh itu.

Puteh menjelaskan paradigma pengelolaan sampah yang masih bertumpu kepada pendekatan akhir saatnya ditinggalkan, dan diganti dengan paradigma baru pengelolaan sampah.

“Sampai ke hilir, yakni pada fase produk sudah digunakan sehingga menjadi sampah yang kemudian dikembalikan ke media lingkungan secara aman,” paparnya.

Ia juga menambahkan, pengelolaan sampah dengan menggunakan paradigma baru tersebut dilakukan melalui kegiatan pengurangan dan penanganan sampah, meliputi kegiatan pembatasan, penggunaan kembali, dan pendauran ulang.

“Sedangkan kegiatan penanganan sampah meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir,” terangnya.

Sekretaris Kota Ambon Anthon G Latuheru mengucapkan terima kasih kepada DPD RI pada pertemuan ini, harapan dari masyarakat adalah adanya regulasi yg baik terhadap pengelolaan sampah, dan melibatkan masyarakat. Sehingga ada aturan yang jelas dan menimbulkan efek jera oleh tersangkanya.

“Harusnya ada efek jera bagi yang melanggar terhadap aturan sampah ini, juga bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dalam mengelola sampah. Tidak membuang sampah sembarangan, baik yang di darat maupun di laut,” tegas Anthon.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...