Polda Sumbar Akan Dalami Penyebab Banjir Bandang Tanjung Bonai Lintau

Material longsor, kayu ukuran besar hantam rumah warga

Fhoto : Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Fahrizal dan jajaran saat mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor Tanjung Bonaj, Lintau Buo Utara, Sabtu (13/10).(ddy)

TANAH DATAR, KABARSUMBAR.COM – Penyebab banjir bandang yang terjadi Kamis (11/10) malam di Jorong Piubuh Nagari Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara, Tanah Datar yang menewaskan 6 orang warga masih menjadi tanya tanya.

Menjawab hal itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen. Pol. Fahrizal dalam kunjungannya kelokasi bencana mengatakan pihaknya akan mendalami penyebab banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Tanjung Bonai itu.

“Disamping ini faktor alam kita mungkin juga ada campur tangan manusia, kita akan dalami,” ucap Kapolda didampingi jajaran Polda Sumbar.

Jenderal bintang dua itu, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Polres Tanah Datar untuk melakukan penyelidikan.

Selain itu Fahrizal juga mengatakan, pihaknya akan terus menerjunkan bantuan dari polres-polres terdekat untuk melakukan pencarian warga yang sampai saat ini masih belum ditemukan.

“Kita dibantu oleh Polres terdekat, Padang Panjang dan 50 Kota. Nanti juga kita akan turunkan satuan brimob untuk menyisir aliran longsor,” sebut Fahrizal kepada awak media.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas menambahkan, untuk menanggapi hal tersebut, ia akan menampung aspirasi masyarakat dan berjanji akan menuntaskan sebab dan akibat banjir bandang yang terjadi pada kamis malam tersebut.

“Kita akan berkordinasi dengan pihak terkait untuk menelusuri asal usul penyebab terjadinya banjir bandang ini. Tentunya laporan masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini, serta partisipasi dari instansi terkait juga dibutuhkan untuk menuntaskan persoalan ini,” ucap AKBP. Bayuaji.

Banjir bandang, selain lumpur dan bebatuan bencana tersebut juga membawa serta material longsor dari kayu gelondongan dari atas Gunung Sago.

Kayu-kayu berukuran besar tersebut menghamtam 6 unit rumah warga hingga hancur. Bahkan beberapa rumah hanya tinggal pondasi setelah dihantam oleh kayu berukuran cukup besar tersebut. (Ddy)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...