Jakarta – Dukungan terhadap pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR) semakin menguat.
Anggota DPD dan DPR RI dari daerah pemilihan Riau menyatakan dukungan resmi terhadap gagasan tersebut.
Deklarasi dukungan berlangsung di Gedung DPD RI, Jakarta, saat para senator dan anggota DPR RI menerima kunjungan Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Empat anggota DPD RI asal Riau, yakni Abdul Hamid, Sawitri, KH. Mursyid, dan Arif menyatakan dukungan bersama.
Dukungan serupa juga datang dari dua anggota DPR RI, Hendri Munif dan Syahidan.
BPP DIR dan LAMR menggelar pertemuan dengan masyarakat Riau di Jakarta, juga di Gedung DPD RI.
Dalam pertemuan bentang naskah akademik DIR itu, sejumlah organisasi seperti PMRI, PMRJ, Hipemari, Pascasarjana, TMN, serta masyarakat perorangan turut menyatakan dukungan.
Anggota DPR RI, Hendri Munif, berkomitmen menginisiasi pembentukan satuan tugas khusus terkait DIR, yang melibatkan anggota DPR dan DPD RI.
Momentum tersebut juga memperkenalkan salam khas DIR berupa dua jempol ke atas, yang digagas oleh Sekjen DPD RI, Komjen Pol M Iqbal.
Ketua BPP DIR sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi dukungan para legislator.
“Kami bersyukur, masyarakat Riau di Jakarta bangga dengan gagasan DIR. Alhamdulillah, naskah akademisnya juga dinilai sudah cukup baik,” ujar Datuk Seri Taufik, Jumat (12/9/2025).
LAMR juga membagikan buku Tunjuk Ajar Melayu dan Pancung Alas dalam kesempatan itu.






