Wonosobo – Pemerintah menargetkan penuntasan masalah pengelolaan sampah di berbagai kota besar Indonesia secara bertahap hingga tahun 2028.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan pihaknya memprioritaskan penanganan pada 24 kota dari total 40 kota yang menjadi fokus utama pemerintah.
Zulhas menyampaikan hal tersebut dalam forum Dialog Masyarakat Sipil bertajuk “Untuk Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan” di Kabupaten Wonosobo, Minggu (12/7/2026).
Pemerintah saat ini memfokuskan penanganan sampah di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Tangerang.
Sementara itu, penyelesaian masalah sampah di Palembang dan Medan ditargetkan tuntas pada 2027.
Zulhas optimistis target penyelesaian mencapai 50 persen pada 2027, sementara sisanya akan dirampungkan pada 2028.
Guna mempercepat proses tersebut, pemerintah tengah merampungkan regulasi pendukung.
Zulhas menegaskan, buruknya pengelolaan sampah tidak hanya mengganggu kebersihan kota, tetapi juga merusak lingkungan secara luas.
Dampak negatif yang ditimbulkan mencakup pencemaran sungai hingga penumpukan limbah di kawasan pesisir dan laut.
Menurutnya, keberhasilan mengelola sampah merupakan prasyarat mutlak bagi Indonesia untuk mewujudkan visi sebagai negara maju.
“Kalau kita tidak bisa mengurus sampah dan lingkungan, bagaimana Indonesia bisa menjadi negara maju,” tegas Zulhas.






