Segera dibuka! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-20

  • Bagikan
Segera dibuka! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-20

Jakarta – Pendaftaraan program kartu prakerja kembali dibuka, kali ini pendaftaran gelombang ke-20 memiliki kuota sebanyak 800 ribu peserta.

Louisa Tuhatu, Head of Communications Manajemen Pelaksana (PMO) program kartu prakerja, mengatakan jumlah kuota tersebut sama dengan kuota gelombang kartu prakerja yang sebelumnya, yakni gelombang ke-18 yang dibuka pada 16 Agustus dan gelombang-19 yang dibuka pada 26 Agustus kemarin.

“”Kuota gelombang 20 adalah 800 ribu,” kata Louisa Tuhatu kepada awak media, Senin 6 September 2021.

Ia menuturkan, jadwal pendaftaran calon peserta kartu prakerja sendiri masih belum diumumkan, namun nantinya bagi calon peserta yang dinyatakan lolos seleksi, akan mendapatkan sejumlah bantuan dari pemerintah.

Baca Juga :  Warga Menikmati Jalan Yang Dibangun Satgas TMMD Ke-111 Kodim 1207/Pontianak

“Gelombang 20 belum akan dibuka hari ini. Saya segera kabari dalam minggu ini,” tutur Louisa.

Bantuan yang akan didapatkan peserta pada gelombang ini diantaranya adalah, bantuan pelatihan sebesar 1 juta rupiah. Peserta dapat mengambil kelas pelatihan pada lembaga-lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan PMO kartu prakerja.

Selain itu, peserta juga mendapatkan uang pasca pelatihan, sebesar 600 ribu rupiah per bulan. Uang ini diharapkan dapat membantu peserta setelah masa pelatihan berakhir selama empat bulan.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatakan insentif pasca survey sebanyak 150 ribu rupiah per survei. Survei tersebut dapat dikerjakan peserta sebanyak tiga kali, sehingga peserta akan mendapatkan total 450 ribu rupiah.

Baca Juga :  Material Datang Tepat Waktu, Target TMMD Ke-111 Kodim 1207/Pontianak Siap Dikerjakan

Louisa mengatakan, sebanyak 35 persen peserta lulusan kartu prakernya yang sebelumnya menganggur, kini telah memiliki pekerjaan. Mereka kebanyakan bekerja sebagai wirausahawan, karyawan, dan sebagai pekerja lepas.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, sebanyak 88,9 persen peserta kartu prakerja, yang meningkat keterampilan bekerjanya setelah mengikuti program ini.

  • Bagikan