Kota PadangPemerintah

SPAM Taban III Beroperasi 2027, Kapasitas Produksi Air Bersih Padang Naik Dua Kali Lipat

81
×

SPAM Taban III Beroperasi 2027, Kapasitas Produksi Air Bersih Padang Naik Dua Kali Lipat

Sebarkan artikel ini

Proyek senilai Rp239,3 miliar ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juni 2027.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyaksikan secara langsung penandatanganan kontrak paket kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Padang, Selasa (23/6/2026).
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyaksikan secara langsung penandatanganan kontrak paket kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Padang, Selasa (23/6/2026). Foto : Istimewa

Padang – Pembangunan proyek strategis Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III di Palukahan, Kota Padang, resmi dimulai setelah penandatanganan kontrak kerja pada Selasa (23/6/2026).

Proyek senilai Rp239,3 miliar ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juni 2027.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang menyaksikan langsung prosesi penandatanganan tersebut menegaskan SPAM Taban III merupakan langkah krusial untuk memperkuat kapasitas pelayanan air bersih.

Proyek ini diproyeksikan menjadi penyangga utama bagi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Gunung Pangilun.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan IPA, pemasangan pipa transmisi, pembangunan reservoir, hingga pengembangan jaringan perpipaan sepanjang 18 kilometer.

Pengerjaan proyek melibatkan sejumlah penyedia jasa, di antaranya Karya Mulia KSO, PT Cipta Crown Simbol, PT Putra Masindo Utama, serta konsorsium manajemen konstruksi PT Waseco Tirta WSO, PT Bemaco Rekapprima, dan PT Bina Lestari Lingkungan Sejahtera.

Maigus menekankan pentingnya komitmen kontraktor dalam menyelesaikan proyek tepat waktu.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini akan berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat akan air minum yang layak.

Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya, Oscar RH Siagian, turut mengingatkan kontraktor untuk menjaga aspek mutu dan tertib administrasi.

Ia memastikan pemerintah pusat akan melakukan pemantauan ketat guna mencegah potensi proyek mangkrak.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, menegaskan kepatuhan terhadap isi kontrak.

Pihaknya tidak akan memberikan toleransi bagi permohonan eskalasi harga di luar kesepakatan yang telah ditandatangani.

Kehadiran SPAM Taban III diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi cakupan layanan air bersih di Padang.

Saat ini, Perumda AM Kota Padang baru melayani 52 persen warga atau sekitar 155.000 pelanggan.

Setelah beroperasi penuh, kapasitas produksi air bersih di wilayah tersebut ditargetkan meningkat dua kali lipat.

Dari kapasitas awal 200 liter per detik, SPAM Taban III nantinya akan mampu memproduksi air hingga 400 liter per detik.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.