Sungai Warna-warni, Destinasi Baru Berwisata di Kabupaten Solok

Penampakan destinasi Sungai Warna-warni di Nagari Jawi-Jawi, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Foto : Fernandez
Penampakan destinasi Sungai Warna-warni di Nagari Jawi-Jawi, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Foto : Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR – Maraknya pariwisata kreatif akhir-akhir ini, juga semakin memperkaya potensi wisata di Sumatera Barat. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat sebagai pengelola objek wisata.

Salah satunya yang ada di Kabupaten Solok. Disini, cukup banyak pariwisata alam yang awalnya hanya tempat biasa, disulap menjadi objek wisata, seperti puncak Gagoan di Kecamatan Junjung Sirih, Rumah pohon di Kecamatan X Koto Singkarak, dan lainnya.

Kini ada sungai warna warni di Nagari Jawi-Jawi, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok sebagai destinasi terbaru bagi para pelancong.

Melalui ide kreatif masyarakat, tempat yang awalnya tidak memiliki hal spesial diubah menjadi kawasan yang bisa menarik perhatian pengunjung.

Sungai warna-warni merupakan sungai yang melintasi Nagari Jawi-Jawi Guguak, Kecamatan Gunung Talang. Seperti sungai di dataran tinggi, aliran airnya cukup deras, bebatuan besar maupun kecil berserakan di sepanjang sungai. Salah satu spot yang cukup menarik perhatian di Kawasan Lubuk Kuok.

Di Lubuk Kuok tersebut, ratusan batu dihias dengan berbagai macam mural dan lukisan, mulai dari mural berupa pesan, ucapan selamat, hingga mural lucu membalut seluruh batu di kawasan tersebut, dengan paduan warna-warna unik, sungai tersebut terkesan kaya warna dan enak dipandang mata.

Tempat tersebut sekarang menjadi instagramable dan sangat menarik untuk berfoto.

Di kawasan itu, juga ada sebuah jembatan baja yang membentang melengkung di atas sungai, sebagai penghubung antara pemukiman masyarakat dengan seberang sungai yang sebagian besar adalah lahan pertanian.

Namun lokasi Sungai warna warni tersebut masih asri, kiri kanan sungai dipenuhi pepohonan rindang nan sejuk, serta cukup jauh dari pemukiman penduduk, tapi akses jalan kesana sudah sangat bagus.

Di sungai warna-warni tersebut, karena aliran sungainya cukup deras, untuk menguji adrenalin pengunjung, juga disediakan ban dalam ban mobil bagi pengunjung yang ingin bermain dengan derasnya air sungai, meski demikian, tentunya aksi bermain dengan benen tersebut diawasi oleh pemuda setempat yang bertindak sebagai pemandu wisata.

Untuk menuju ke Sungai warna-warni, pengunjung menuju Nagari Jawi-Jawi yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari Tugu Ayam atau Kantor Bupati Solok, Arosuka.

Setiba di Jawi-Jawi, tepat didepan Kantor Wali Nagari Jawi-Jawi, pengunjung bisa masuk melalui simpang dekat kantor Walinagari tersebut, sekitar satu kilometer menuju lokasi, mobil dan motor pun bisa masuk ke lokasi Sungai warna-warni.

Tapi sebaiknya dari kantor Wali Nagari berjalan kaki menuju Sungai warna-warni, agar lebih bisa menikmati suasana sungai.

Seorang pengunjung Taufik mengatakan, salut akan kreatifitas pemuda Jawi-jawi, dengan memunculkan ide menarik di sungai tersebut, semakin menambah gairah pariwisata, apalagi ekonomi masyarakat juga terbantu dengan ide tersebut.

“Yang penting, jangan membuang sampah sembarangan, saya harapkan disini ada disediakan tong sampah, agar pengunjung tidak sembarangan membuang sampah,” katanya.

Sementara itu, Wali Nagari Jawi-Jawi Guguak, Laswir menyebut pihaknya akan menggali lebih dalam potensi-potensi nagari yang memungkinkan untuk spot-spot baru, dibantu oleh Tourism Development Centre Unand.

Kemudian akan dilakukan pembenahan infrastruktur menjadi prioritas Jawi-Jawi seperti akses ke lahan persawahan, kemudian memacu masyarakat untuk lebih kreatif dalam memproduksi produk-produk asli nagari.

“Kita usahakan kedepannya bagaimana pariwisata ini membuahkan nilai tambah bagi perekonomian kerakyatan, tentu tanpa mengurangi nili-nilai yang terkandung dalam budaya dan adat-istiadat Nagari” katanya.

Sebagai Kampung Budaya, Nagari Jawi-Jawi, Kecamatan Gunung Talang mendapat perhatian dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Nagari ini diprioritaskan untuk menjadi 10 besar Desa Wisata Nasional dan merupakan satu-satunya nagari di Sumbar yang masuk dalam binaan Kementerian Pariwisata.

[Fernandez]

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...