Tanah Datar – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, meminta pemerintah pusat dan provinsi untuk segera memberikan bantuan psikologis dan alat berat bagi korban banjir bandang.
Desakan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penanggulangan bencana Sumatera Barat, Senin (15/1/2025).
Eka Putra menekankan pentingnya pendampingan psikiater untuk mengatasi trauma yang dialami para pengungsi.
Selain itu, penanganan lahan pertanian yang rusak dan ketersediaan alat berat menjadi prioritas utama.
“Masyarakat membutuhkan pendampingan psikiater, penanganan lahan pertanian, kemudian 17 unit alat berat, air mineral, obat-obatan, family kit, mesin sinso besar, serta BBM untuk operasional alat berat,” ujar Eka Putra dari posko utama di Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan.
Saat ini, 2.976 jiwa mengungsi dan ditampung di 17 dapur umum serta 15 posko kesehatan.
Selain kebutuhan mendesak, Eka Putra juga mengajukan permohonan bantuan 552 unit Hunian Sementara (Huntara) kepada pemerintah pusat.
Lahan dan lokasi pembangunan Huntara telah disiapkan.
“Tanah Datar membutuhkan 552 unit Huntara dan telah diajukan lengkap dengan lahan dan lokasi tempat akan dibangun,” katanya.
Banjir bandang menyebabkan kerusakan fasilitas, termasuk 9 unit sekolah dan 20 jembatan putus.
Curah hujan tinggi dan kerusakan akses jalan menghambat distribusi bantuan logistik.
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, berkomitmen untuk berupaya maksimal dalam pemulihan dan percepatan penanggulangan bencana.
Ia meminta data yang valid dan rinci segera dikirimkan ke Pemprov Sumbar.






