Ternyata Benar, Pengakuan Nelayan Lihat Mayat di Laut Padang

Tim SAR mengevakuasi sesosok mayat manusia tanpa identitas di kawasan Pulau Si Nyambuk, Pesisir Selatan, Jumat (20/4/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra
Tim SAR mengevakuasi sesosok mayat manusia tanpa identitas di kawasan Pulau Si Nyambuk, Pesisir Selatan, Jumat (20/4/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra
Tim SAR mengevakuasi sesosok mayat manusia tanpa identitas di kawasan Pulau Si Nyambuk, Pesisir Selatan, Jumat (20/4/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra
Tim SAR mengevakuasi sesosok mayat manusia tanpa identitas di kawasan Pulau Si Nyambuk, Pesisir Selatan, Jumat (20/4/2018). Foto : Al Ikhlas Saputra

Sesosok mayat manusia terapung yang sebelumnya sempat menghebohkan warga, akhir ditemukan oleh nelayan di kawasan Pulau Si Nyambuk, Pesisir Selatan, Jumat (20/4/2018).

Sebelumnya, seorang nelayan di kawasan Pantai Campago Purus, Padang mengaku melihat sesosok mayat manusia terapung di laut, beberapa hari lalu.

Berdasarkan informasi itu, Badan Sar Nasional (Basarnas) bersama Pol Airud langsung melakukan pencarian. Selang tiga hari dilakukan pencarian akhirnya, pengakuan nelayan tersebut benar.

Mayat itu ditemukan oleh awak kapal nelayan yang tengah berlayar. Tim SAR pun bergerak untuk mengevakuasi mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut.

“Penemuan mayat tersebut tim Basarnas mendapatkan informasi dari nelayan pada pukul 07.30 WIB, setengah jam usai ditemukan oleh nelayan yang ada di Bagan Putra Jaya. Mayat tersebut ditemukan didekat Pulau Si Nyamuk, Pesisir Selatan,” kata Komandan Regu Basarnas, Yudhi Riva kepada Kabarsumbar.

Yudhi menyebut, korban ditemukan mengenakan baju berwarna hitam garis-garis putih, celana jeans dan memakai sarung tangan (latek).

“Diperkirakan korban berusia kurang lebih 50 tahun dan ditemukan dalam posisi tertelungkup, sama seperti yang disebutkan oleh nelayan tiga hari yang lalu,” jelas Yudhi.

Sampai saat ini, tim SAR sendiri belum mengetahui identitas dari sosok mayat tersebut. “Untuk identitas mayat sampai sekarang belum diketahui. Kita akan koordinasikan dengan pihak terkait, untuk mengambil langkah selanjutnya,” pungkas Yudhi.

[Al Ikhlas Saputra]