Terungkap, Juru Parkir yang Bakar Restoran CFC di Solok

Pelaku pembakaran restoran cepat saji CFC di Kota Solok saat diwawancarai sejumlah wartawan di Mapolres Solok Kota, Senin 25 Juni 2018. Foto : Fernandez
Pelaku pembakaran restoran cepat saji CFC di Kota Solok saat diwawancarai sejumlah wartawan di Mapolres Solok Kota, Senin 25 Juni 2018. Foto : Fernandez
Pelaku pembakaran restoran cepat saji CFC di Kota Solok saat diwawancarai sejumlah wartawan di Mapolres Solok Kota, Senin 25 Juni 2018. Foto : Fernandez
Pelaku pembakaran restoran cepat saji CFC di Kota Solok saat diwawancarai sejumlah wartawan di Mapolres Solok Kota, Senin 25 Juni 2018. Foto : Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR – Kebakaran restoran cepat saji CFC (California Fried Chicken) dan Pasar Raya Solok terungkap. Pelakunya tak lain adalah RY (22) yang sehari-hari merupakan juru parkir disekitar lokasi kebakaran tersebut.

RY pun ditahan lantaran diduga membakar restoran CFC dan Pasar Raya Solok, Kamis (21/5/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari kepolisian, motif tersangka adalah kesal dan sakit hati lantaran ketika tersangka meminta air minum kepada karyawan CFC dan tak diberikan yang kemudian membakar tutup ember tempat sampah restoran cepat saji tersebut.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan dalam konferensi pers yang digelar Senin (25/6/2018) menjelaskan, jika pada Kamis 21 Juni, pukul 03.00 WIB, restoran CFC di Taman Syeh Kukut dan Pasar Raya Solok lantai 2 blok C telah terjadi kebakaran.

Pada saat itu penjaga taman mendengar suara ledakan besar didalam CFC yang diduga tabung gas. Seketika api membesar dan membakar separuh toko, saat sedang dilakukan pemadaman oleh petugas, didapat juga informasi bahwa Pasar Raya Solok terbakar, kedua TKP dapat dipadamkan dengan cepat.

Pihak kepolisian kemudian bergerak cepat mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi. Alhasil, pada Sabtu 23 Juni 2018, sekitar pukul 18.30 WIB, RY yang merupakan warga Koto Panjang, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok itu digelandang petugas ke Mapolres.

“Petugas juga mengamankan barang bukti dari TKP berupa satu buah pecahan tabung gas dan satu buah ember plastik warna putih,” kata Kapolres.

Dijelaskan Kapolres, modus operasi pelaku ialah membakar tutup ember tempat sampah CFC yang terbuat dari plastik sampai menyala.

Kemudian, pelaku meninggalkan TKP dengan kondisi api yang masih menyala pada ember plastik dan melempar korek api sebagai penyulut api ke tempat sampah.

“Pada TKP, ember tempat sampah yang terbuat dari Plastik tersebut tersusun rapi sebanyak empat tingkat memenuhi sepanjang bagian belakang CFC, dan di balik tembok tempat sampah yang dibakar tersebut terdapat tabung gas yang masih berisi yang digunakan untuk operasional CFC di taman Syeh Kukut,” jelas Kapolres.

Setelah membakar tempat sampah di CFC, kemudian tersangka berjalan menuju pasar Kota Solok menuju lantai 2 blok A, kemudian pelaku membakar terpal plastik di tangga bermodalkan korek api gas tersangka yang kedua.

Setelah itu tersangka berjalan menuju blok C dan dilokasi tersebut pelaku membakar tempat sampah yang ada di Blok C Pasar Raya Solok. Namun, pada lokasi Pasar Raya Solok api cepat diketahui dan segera dipadamkan.

“Motifnya tersangka meminta air minum kepada karyawan CFC di Taman Syeh Kukut, namun pada saat itu tidak diberikan oleh karyawan tersebut. Akibat kejadian ini, bangunan CFC hangus terbakar. Sedangkan Pasar Raya Solok tidak menimbulkan kerugian karena api cepat dipadamkan,” ujar Kapolres.

[Fernandez]