Gempa 5,0 SR Mentawai Berada di Zona Megathrust

  • Bagikan
Lokasi gempa 5,0 SR yang mengguncang Sumatera Barat, Selasa 25 Juni 2018. Foto : BMKG
Lokasi gempa 5,0 SR yang mengguncang Sumatera Barat, Selasa 25 Juni 2018. Foto : BMKG
Lokasi gempa 5,0 SR yang mengguncang Sumatera Barat, Selasa 25 Juni 2018. Foto : BMKG
Lokasi gempa 5,0 SR yang mengguncang Sumatera Barat, Selasa 25 Juni 2018. Foto : BMKG

PADANG, KABARSUMBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, jika gempa berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR) di Mentawai, Sumatera Barat, Senin (25/6/2018) karena adanya aktivitas pada subduksi Lempeng Indo-Australia.

Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Padang Panjang, Rahmat Triyono mengatakan, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak jika gempa bumi tersebut termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal.

“Melihat posisinya, ini akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia kebawah Lempeng Eurasia, tepatnya pada zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera,” kata Rahmat.

Dijelaskan Rahmat, konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk pun zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempa bumi yang sangat aktif pada wilayah Sumatera.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (Thrust Fault),” jelas Rahmat.

Guncangan gempa sendiri dirasakan di Pulau Pagai dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI). “Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami,” kata Rahmat.

  • Bagikan